PT Bestprofit Medan

^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker




 

Sungai yang Punya Kolam Renang Ada di Jerman

a

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

Bestprofit Berlin – Jerman punya satu destinasi unik untuk traveler, Badeschiff. Kolam renang yang terapung di atas Sungai Spree, Berlin. Ajaib dan unik!

Jika biasanya traveler berenang di kolam renang yang ada di hotel atau resor, di Kota Berlin, Jerman traveler bisa langsung berenang di kolam renang yang ada di atas sungai. Kolam renang ini diberi nama Badeschiff, atau jika diterjemahkan berarti ‘Kapal untuk Mandi’.

Dilihat detikTravel dari situs Visit Berlin dan Arena Berlin, Kamis (5/10/2016), Badeschiff sejatinya adalah sebuah beach bar yang terletak di depan Arena Berlin, gedung multi fungsi yang terletak di Kota Berlin, Jerman. Badeschiff resmi dibuka untuk publik pada tahun 2004.

Badeschiff diciptakan oleh seorang seniman lokal bernama Susanne Lorenz, sebagai salah satu proyek City Art Project Society. Pembangunan kolam renang umum ini dimaksudkan untuk melayani penduduk Kota Berlin yang ingin menikmati fasilitas publik yang aman dan murah.

Wisatawan bisa berenang di kolam renang Sungai Spree ini (Arena Berlin)

Sungai Spree sendiri diketahui mulai tercemar oleh polutan dan kurang aman bila digunakan untuk berenang. Sejak dibuka 2004 sampai sekarang, justru yang banyak berkunjung ke Badeschiff adalah wisatawan. Badeschiff pun menjelma sebagai destinasi wisata populer di Berlin.

Badeschiff memiliki ukuran seluas 1.400 meter persegi, dan mampu menampung hingga 1.500 orang pengunjung. Kedalaman kolam Badeschiff sekitar 2 meter saja. Untuk anak-anak di bawah usia 14 tahun, wajib didampingi oleh keluarga, sementara anak remaja bebas tetapi tetap akan diawasi oleh lifeguard.

Selain bisa berenang, traveler juga bisa bersantai sambil berbincang dengan teman-teman di area bar, juga di area pantai buatan. Ada kursi-kursi nyaman yang bisa dipilih, aneka makanan dan minuman juga siap disajikan demi sensasi berwisata kuliner di atas Sungai Spree. Bestprofit

Suasana saat sore hari di Badeschiff (Arena Berlin)

Ada juga kegiatan nobar di sini (Arena Berlin)

Saat sore hari tiba, pemandangan dari Badeschiff juga sangat indah. Wisatawan banyak yang menghabiskan waktu mereka di sini sampai malam berganti. Wajar saja, karena Badeschiff buka setiap hari, dari mulai pukul 08.00 pagi hingga 00.00 tengah malam waktu setempat.

Tak hanya berenang, pengelola Badeschiff juga menyediakan kelas Yoga bagi wisatawan. Kelas yoga ini dibuka selama bulan Juni hingga September, dari hari Selasa hingga Kamis pukul 09.00-10.00 pagi waktu setempat.

Traveler yang penasaran pengen merasakan berenang di atas kolam renang sungai ajaib ini bisa langsung liburan ke Berlin. Untuk menikmati kolam renang ini, harga tiket masuknya dipatok sebesar 5 Euro (Rp 72 ribu) untuk dewasa, dan 2 Euro (Ro 28 ribu) untuk anak-anak usia 6-12 tahun, sementara usia di bawahnya boleh masuk secara gratis.

Badeschiff jadi destinasi populer di Berlin (Arena Berlin)

Bestprofit

Buka Puasa Bersama PT BESTPROFIT FUTURES CABANG MEDAN Juni 2017

PT Bestprofit Futures Medan – Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah memberikan kita kesehatan dan limpahan berkat yang berkecukupan sehingga kita bisa bekerja dengan baik sampai saat ini untuk perusahaan kita.

Semoga apapun yang kita harapkan dan rencanakan kedepannya bisa terlaksana dengan baik, dan seluruh anggota PT BESTPROFIT FUTURES bisa mendapatkan kesejahteraan yang layak serta berkarya lebih baik dari sebelumnya.

Bulan Suci Ramadhan telah tiba, segenap anggota PT BESTPROFIT FUTURES CABANG MEDAN mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa, semoga semua umat muslim di Indonesia bisa menjalankan ibadah puasa dengan lancar. Berbicara puasa pasti tidak lengkap kalau tidak bahas “kapan buka puasa bareng nya ?”. Kalimat tersebut sangat bersahabat dengan telinga kita kala bulan Ramadhan datang. Buka puasa bareng tidak memandang usia, baik dari kalangan muda dan tua kerap kali membicarakan acara buka bersama, baik melalui sosial media, melalui via chatting, ataupun langsung ketemu untuk merencanakanya.

Begitu juga dengan PT BESTPROFIT FUTURES CABANG MEDAN, buka bersama perusahaan diadakan pada tanggal 16 juni 2017 tempo hari lalu di Hotel Aryaduta Medan. Bukan masalah siapa yang menjalankan atau tidak, bukan masalah siapa yang beribadah, bukan masalah banyak sedikit nya anggota yang berpuasa, bukan masalah apa agama mu dan apa agama ku, bukan masalah apa suku ku dan apa suku mu, tpi kebersamaan kekeluargaan perusahaan yang terpenting. Tidak semewah makanan restoran, tidak seenak minuman di cafe tapi seluruh anggota tetap bisa merasakan nikmat dan melepas dahaga dibarengi dengan canda tawa dan senda gurau setiap anggota. Terimakasih Tuhan kami bisa menikmati sedikit dari rejeki kami yang Kau berikan kepada kami.

Demi Sekolah, Duta Tabung Koin Rp 1.000 di Kaleng Kue Sejak Kelas 6 SD

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

Bestprofit MAGELANG, KOMPAS.com – Kisah Eka Duta Prasetya (16) ini membuat haru warganet sejak viral di media sosial (medsos), Selasa (20/6/2017).

Betapa tidak, Duta membayar biaya sekolah sebanyak Rp 1 juta dalam bentuk uang receh pecahan Rp 1.000 di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Magelang.

Kepada Kompas.com, Duta mengaku, sengaja mengumpulkan uang tersebut untuk biaya melanjutkan sekolah setelah lulus MTs Kota Magelang. Ia mulai menabung sejak duduk dibangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD) atau sekitar empat tahun lalu.

Remaja asal Desa Ngadirejo, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang itu rela tak jajan atau bermain seperti teman-temannya demi bisa menabung. Setiap hari, Duta menyisihkan uang sakunya rata-rata Rp 5.000-Rp 7.000 untuk dimasukkan di toples kaleng bekas kue.

“Saya ngga pernah jajan. Uang saku diberi Ayah sehari antara Rp 10.000-Rp 12.000,” kata Duta, Rabu (21/6/2107) sore.

Untuk lebih menghemat ongkos, Duta bersepeda ke MTs Kota Magelang yang jaraknya sekitar 15 kilometer dari rumahnya. Sepeda butut kenangan dari almarhum kakeknya itu menjadi saksi bisu perjuangan Duta menggapai cita-citanya.

Sepeda itu pula yang mengantarkan Duta saat mendaftarkan diri ke MAN 1 Kota Magelang, Selasa (20/6/2017). Dia menempuh perjalanan sekitar 10 kilometer sembari menenteng tas merah berisi ratusan keping uang receh.

Duta mengaku, sebelum dibayarkan ke sekolah, uang recehnya itu sempat hendak ditukarkan dengan uang kertas kepada tetangga tetapi tidak ada.

Putra pasangan Agung Prasojo (47) dan Tutik (37) itu pun nekat ke MAN 1 Kota Magelang membawa uang receh itu. “Alhamdulillah, saya diterima di sekolah ini. Awalnya saya takut kalau tidak diterima uang saya ini,” ucap remaja kelahiran Magelang, 1 Juni 2001 ini.

Lebih lanjut Duta mengungkapkan, selama menabung, ia tidak pernah berniat membuka kaleng-kaleng kue berisi uang itu untuk kepentingan pribadinya. Duta hanya akan mengambil uang itu, jika neneknya, Sutiyah (56), membutuhkan obat karena komplikasi penyakit.

Bestprofit “Biasanya beli keperluan sekolah atau kebutuhan mendesak nenek saya yang harus berobat. Kadang juga buat bayar tagihan air dan lainnya,” ucapnya.

Selama empat tahun menabung, Duta berhasil menggumpulkan uang receh sampai Rp 7 juta yang diletakkan di kaleng-kales bekas kue. Sedianya, uang tabunganya itu hendak digunakan membeli komputer atau laptop.

“Di rumah masih ada dua kaleng, belum saya buka, jadi belum tahu jumlahnya berapa,” tukas Duta yang bercita-cita ingin jadi ahli komputer itu.

Selama ini, Duta tinggal bersama ayah dan nenek di rumah kontrakan. Rumahnya itu harus dikosongkan karena hendak dijual oleh pemilik kos. Entah kemana lagi keluarga Duta akan tinggal jika rumah tersebut jadi dijual.

Kendati dalam kondisi yang kurang beruntung, masih tersisa tekad kuat pada diri Duta untuk menuntut ilmu. Kekuatan tersebut diajarkan ayahnya yang bekerja sebagai petugas parkir di RST dr Soedjono Kota Magelang.

Ayahnya selalu berpesan, kemiskinan bukan alasan untuk tidak sekolah. “Ayah bilang, sekolah harus diutamakan. Cari sekolah yang juga mengajarkan agama. Ayah juga pesan jangan bekerja dulu sebelum menyelesaikan sekolah. Rezeki bisa dicari lagi,” paparnya.

Keteguhan Duta juga diajarkan oleh sang Nenek. Duta mengaku selalu menjalankan ibadah puasa sunah, Senin dan Kamis.

“Lebih baik buat melanjutkan sekolah dulu, kalau rezeki bisa dicari. Mencari uang gampang tapi mencari pendidikan itu susah,” tandasnya.

Sutiyah, Nenek Duta mengaku, sejak kecil Duta memang sudah diajari untuk prihatin. Disaat teman sebayanya sembunyi-sembunyi merokok, Duta diingatkan untuk tidak ikut merokok. Selain memang alasan ekonomi, saat kecil Duta terjangkit penyakit paru-paru.

“Bersyukur, penyakitnya kini sudah membaik,” ucap Sutiyah.

Sutiyah paham betul kondisi cucunya itu. Dia pun kerap memasak untuk bekal sekolah Duta. Tidak hanya fokus berusaha, Duta juga diajari untuk bersungguh-sungguh dalam berdoa.

“Tanpa saya ketahui, Duta tiba-tiba juga pernah diumumkan menjadi juara azan di sekitar perumahan,” jelas Sutiyah.

Sampai saat ini, Sutiyah masih teringat betul perjuangan Duta ketika pulang sekolah dalam kondisi hujan. Seragam sekolahnya basah kuyup, padahal harus digunakan keesokan harinya.

Duta pun langsung berupaya mengeringkan bajunya. Jika belum kering, seragamnya digosok dulu sebelum dipakai esok hari.

“Ketika musim hujan, tiap pulang sekolah kehujanan, kasihan saya melihatnya. Pernah saya sampaikan, ini merupakan hasil dari usahamu (ketika setelah pengumuman kelulusan),” tutupnya.

Bestprofit

Bayi Lahir di Udara, Jet Airways Berikan Tiket Gratis Seumur Hidup

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

Bestprofit New Delhi – Sebuah maskapai penerbangan swasta India, Jet Airways, memberikan tiket pesawat gratis seumur hidup untuk bayi yang lahir di udara dalam perjalanan dari Arab Saudi ke India.

Para awak dan seorang penumpang yang kebetulan adalah perawat berhasil membantu kelahiran prematur bayi pada ketinggian 10.688 meter.

Ibu dan bayinya segera dibawa ke rumah sakit setelah pesawat Boeing 737 mendarat di kota Mumbai, India.

Pihak penerbangan mengatakan, baik ibu dan bayi dalam kondisi sehat, demikian dilaporkan BBC pada Selasa (20/6/2017).

Best Profit Perusahaan itu berterima kasih kepada para awak dan perawat Mini Wilson atas “lahirnya dengan selamat seorang bayi laki-laki.”

” Jet Airways memberikan penghargaan kepada para awak atas respon dan kecepatan dalam menerapkan latihan menyelamatkan orang,” kata pernerbangan dalam satu pernyataan.

Pihak penerbangan juga mengatakan inilah untuk pertama kalinya “seorang bayi lahir dalam penerbangan.”

Penerbangan lain juga mengalami situasi serupa. Awak kabin Turkish Airlines merayakan kelahiran penumpang baru di ketinggian 12.800 meter saat bayi perempuan itu lahir pada April lalu.

Sebagian besar penerbangan mengizinkan perempuan hamil sampai usia kehamilan 36 minggu namun mensyarakatkan surat yang ditandantangai dokter mulai dari 28 minggu ke atas untuk memastikan perkiraan tanggal melahirkan.

PT Bestprofit