PT Bestprofit Medan

Anvitha Vijay, Developer Perempuan Termuda yang Mendapat Beasiswa Apple

PT Bestprofit Futures Medan

PT Bestprofit Futures Medan –

Pada acara WWDC (Worldwide Developers Conference) 2016 yang diadakan pada 13 – 17 Juni di San Francisco, AS, Apple menghadirkan lebih dari 5.000 developer aplikasi yang berasal dari berbagai negara di dunia. WWDC 2016 sendiri merupakan acara tahunan yang diadakan Apple untuk menunjukkan perkembangan OS X, iOS, watchOS, dan tvOS selama setahun ke depan.

Sama seperti tahun sebelumnya, tahun ini Apple membagikan 350 beasiswa untuk developer muda.120 di antaranya berusia di bawah delapan belas tahun dan 22 persen penerima beasiswa adalah perempuan. Di antara 350 penerima beasiswa dari seluruh dunia, Anvitha Vijay adalah yang termuda.

Anvitha adalah seorang anak perempuan keturunan India yang masih berumur sembilan tahun. Anvitha, yang berasal dari Melbourne, Australia, terpilih menjadi salah satu penerima beasiswa yang diundang hadir WWDC 2016. Anvitha mendaftar beasiswa melalui seleksionline.

Saat Tim Cook membuka WWDC 2016, CEO Apple tersebut langsung memberikan sambutan kepada Anvitha di antara kerumunan peserta. “Rasanya seperti mimpi bisa hadir di sini dan bertemu banyak orang,” tutur Anvitha.

Melihat adiknya yang sedang belajar mengenal hewan, membuat Anvitha ingin menciptakan sebuah aplikasi mobile yang bisa membantu adiknya belajar. Awalnya Anvitha berpikir kalau membangun sebuah aplikasi mobile hanyalah mimpi belaka. Dengan uang sebesar US$130 dalam celengannya, ia menyadari bahwa dirinya tidak memiliki uang yang cukup untuk membayar seorang developer yang dapat membangun aplikasi pertamanya.

Sejak saat itu, Anvitha mulai memasuki dunia coding di usia tujuh tahun. Ia belajar melalui video tutorial di YouTube tanpa melalui pendidikan formal ataupun pelatihan.

Coding sangat menantang, namun saya sangat bersyukur karena suka dengan hal ini,” tutur Anvitha.

Aplikasi mobile pertama yang dibuat Anvitha adalah Smartkins Animals. Menggunakan Xcode, tool yang diciptakan oleh Apple untuk membangun aplikasi Mac dan iOS, Anvitha berhasil membuat aplikasi untuk membantu anak-anak mengenal nama dan suara hewan. Untuk mengunggah aplikasinya ke App Store, Anvitha menggunakan iPhone dan akun iTunes milik ibunya—karena umurnya yang masih di bawah tiga belas tahun.

Saat ini Anvitha sedang mengerjakan aplikasi barunya, yaitu GoalsHi. Aplikasi ini bertujuan untuk membantu pelajar lebih nyaman saat berada di kelas. Kali ini Anvitha menggunakan bahasa pemrograman Swift untuk membuatnya. Swift adalah bahasa pemrograman baru yang diciptakan Apple untuk membangun aplikasi iOS dan Mac.

Menurut Anvitha, membangun sebuah ide untuk aplikasi melibatkan banyak kerja keras. Ada begitu banyak komponen untuk membangun aplikasi, termasuk prototipe, desain danwireframing, desain user interface, serta kemudian coding dan pengujian. Namun, itu tidak membuat perempuan yang memiliki cita-cita sebagai inovator ini menyerah. Malah, ia punya sebuah moto inspiratif:

Saya ingin membuat perubahan pada orang-orang yang hidup dengan teknologi.

Sungguh kalimat yang menunjukkan bahwa ia adalah seorang pro, meskipun masih anak-anak!, PT Bestprofit Futures Medan

Sumber oleh : id.techasia.com