PT Bestprofit Medan

Apa Itu Penyakit ALS?

Best profit Futures5Best Profit Futures – Akhir-akhir ini kita disuguhkan oleh sejumlah tokoh ternama, termasuk atlet, artis, hingga pengusaha, yang ramai-ramai ikut serta dalam tantangan mandi es (Ice Bucket Challenge). Dalam tantangan tersebut, orang yang ikut serta akan menerima siraman air es di kepalanya. Tujuannya adalah untuk meningkatkan dana dan kesadaran publik pada penyakit amytrophic lateral sclerosis (ALS).

Penyakit ALS (amyotrophic lateral sclerosis) dikenal juga dengan penyakit Lou Gehrig merupakan penyakit neurodegeneratif progresif yang menyerang sel saraf di otak dan sumsum tulang belakang, khususnya saraf motorik. Penyakit tersebut memang akan membuat saraf pada otot motorik atau pergerakan mengalami penuaan dan terus memburuk hingga memicu kematian saraf. Ketika saraf motorik mati, kemampuan otak untuk mengontrol pergerakan otot akan hilang sehingga penyakit ini dapat menyebabkan kelumpuhan.

Gejala ALS ditandai oleh melemahnya otot-otot pergerakan yang bekerja atas perintah otak. Tergantung otot mana yang terserang lebih dulu. Misalnya, jika serangan awal terjadi pada jari telunjuk kanan, maka jari ini akan melemah, lalu diikuti ibu jarinya. Selain melemah, otot juga akan mengecil, sehingga akan tampak telunjuk dan ibu jarinya mengecil (atropi). Penyakit ini dikatakan berangsur memburuk karena akan diikuti saraf lengan bawah, lengan atas, kaki kiri dan kanan, dan seterusnya. Otot jantung tidak berada di bawah kendali otak, jadi luput dari serangan penyakit ini.

Gejala ALS bisa terlihat dari hal tertentu, misalnya gelas terjatuh ketika dipegang, atau lemah berjalan. Bila terkena saraf menelan, maka penderita akan sulit menelan, tersedak, dan hilang refleks batuk. Dapat terjadi kram otot atau kejang otot terus-menerus (fasikulasi), hingga suatu saat tidak hanya lemah kaki dan tangan, tapi juga perubahan suara sampai sulit berbicara. Bahkan, bila terkena saraf yang berperan untuk bernapas, maka penderita akan sesak napas sehingga terpaksa menggunakan alat bantu napas.

Kondisi ini memaksa penderita berbaring dalam waktu lama sehingga membuka kemungkinan terinfeksi penyakit pada paru-paru yang disebut pneumonia. Terlebih bila penderita sudah menggunakan alat bantu napas.

Hingga kini, 90% penyebab ALS belum bisa diketahui, sedangkan 10% penyebabnya adalah faktor genetis dan lingkungan. Karena yang terjadi adalah kelainan degeneratif, penyakit ini sering ditemukan pada penderita di atas usia 50 tahun. Tetapi, tidak menutup kemungkinan terjadi pada usia muda.

Semoga bermanfaat!

Sumber : kesekolah.com