PT Bestprofit Medan

Author Archives: BestProfit Futures Medan

Naik dan Turun Tangga, Olahraga Sederhana yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Naik dan turun tangga, olahraga sederhana yang baik untuk kesehatan. (Foto: thinkstock)
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT – Olahraga bisa dilakukan di mana dan kapan saja, tanpa perlu pergi ke pusat kebugaran. Sebab banyak sekali jenis olahraga yang bisa kamu lakukan, salah satunya adalah dengan naik-turun tangga.Naik-turun tangga bisa menjadi latihan yang cukup efektif untuk membangun kekuatan, otot, dan meningkatkan keseimbangan kamu lho. Bahkan jika kamu mempunyai target untuk menurunkan berat badan, olahraga sederhana ini bisa membakar cukup banyak kalori dan juga mengencangkan otot. BESTPRO

Dikutip dari Times of India, ini adalah 4 manfaat kesehatan dari latihan naik-turun tangga. PT BESTPRO

1. Mengencangkan otot
Banyak otot yang akan terlibat dalam latihan naik-turun tangga, ini jauh lebih baik dibandingkan hanya dengan jalan, jogging ataupun berlari di medan datar. PT BEST PROFIT

Ketika kamu bergerak di tanah yang datar, pembentukan otot hanya terjadi di kaki saja. Sedangkan dengan naik-turun tangga, otot akan terasa kencang di bagian glutes (otot bokong dan pinggul), paha depan dan juga belakang. BPF

2. Meningkatkan keseimbangan dan stamina
Saat naik-turun tangga, otot-otot akan bekerja untuk menstabilkan kaki, pergelangan kaki, dan tendon peroneal (urat yang menghubungkan otot dan tulang) kamu agar tetap seimbang. Apalagi kalau melakukan aktivitas ini setiap hari, stamina kamu akan menjadi lebih baik. PT BEST PROFIT

3. Mengelola tekanan darah
Naik-turun tangga baik untuk kesehatan jantung dan mengatur tingkat tekanan darah. BEST PROFIT FUTURES

4. Baik untuk kesehatan mental
Saat darah terpompa, adrenalin dalam dirimu juga akan ikut naik dan itu baik untuk meningkatkan suasana hati. Hal ini tentu bermanfaat untuk mengurangi stres dan kecemasan. PT BEST PROFIT FUTURES

Studi: Risiko Penyakit Jantung Bisa Diukur Melalui Lingkar Pinggang

Ukur lingkar pinggang untuk memprediksi risiko penyakit jantung. (Foto: Thinkstock)
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT -Kelebihan berat badan atau obesitas memang sudah lama diketahui sebagai salah satu pemicu penyakit jantung. Namun studi terbaru menunjukkan risiko penyakit jantung pada seseorang bisa diprediksi melalui ukuran lingkar pinggang.

Dikutip dari CNN, studi yang diterbitkan oleh oleh European Journal of Preventative Cardiology mengatakan ukuran lingkar pinggang sangat erat kaitannya dengan penyakit jantung. BESTPRO

“Mempertahankan lingkar pinggang adalah cara penting untuk mencegah serangan jantung dan stroke di masa depan, terlepas dari berapa banyak obat yang kamu minum, atau seberapa sehat hasil dari tes darahmu,” kata Dr Hanieh Mohammadi dari Karolinska Institute, Swedia. BPF

Studi ini dilakukan pada 22.000 pasien di Swedia yang pernah mengalami serangan jantung pertama, dan melihat apakah ada hubungan antara lingkar pinggang dengan peristiwa yang disebabkan oleh tersumbatnya arteri, seperti adanya serangan jantung dan stroke. PT BEST PROFIT

Penelitian ini dilakukan selama empat tahun. Hasilnya, sekitar 1.232 pria dan 469 wanita mengalami serangan jantung atau stroke. Sebanyak 78 persen pria dan 90 persen wanita diketahui mengalami obesitas yang merupakan hasil dari pengukuran lingkar pinggang, yaitu 94 cm atau lebih untuk pria, dan 80 cm atau lebih untuk wanita. BEST PROFIT FUTURES

Studi ini menemukan bahwa lemak perut erat kaitannya dengan serangan jantung dan stroke, terlepas dari faktor risiko lainnya seperti kebiasaan merokok, diabetes, hipertensi, dan indeks massa tubuh. Para peneliti pun menekankan bahwa ukuran lingkar pinggang merupakan penanda yang lebih rinci daripada obesitas, dan menyarankan dokter untuk mengukur pinggang pasien agar dapat mengidentifikasi apakah adanya risiko terkena penyakit jantung atau tidak. PT BEST PROFIT FUTURES

Dari Permen Karet Hingga Boba, Makanan Ini Disebut Bisa ‘Nempel’ di Usus

Makanan-makanan yang sering disangka menempel di usus. (Foto: thinkstock)
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT – Di tengah masyarakat masih sering beredar informasi kesehatan yang sebetulnya kurang tepat. Seperti misalnya kepercayaan beberapa makanan yang lengket dapat menempel di usus dan menimbulkan gangguan kesehatan.

Berikut beberapa contoh makanan yang sering dianggap berbahaya karena bisa menempel di usus namun sebetulnya keliru:

1. Permen karet

 Kadang ada orang tua yang melarang anaknya makan permen karet karena khawatir tertelan lalu menempel di lambung dan usus selama bertahun-tahun. Pakar gastroenterologi di Duke Medicine, Nancy McGreal, menjelaskan hal itu tidak sepenuhnya benar. BESTPRO

Permen karet yang tertelan tidak seperti permen karet yang menempel di sepatu atau trotoar. Kemungkinannya adalah permen akan menempel pada sisa makanan yang dicerna hingga akhirnya berhasil keluar dari tubuh. PT BEST PROFIT

“Bahkan selama saya menjadi dokter, belum pernah saya lihat permen karet benar-benar menempel lekat di usus seseorang,” kata Nancy seperti dikutip dari Woman’s Health. BPF

2. Boba

Belum lama ini di media sosial beredar video yang menunjukkan kumpulan batu berwarna hitam seperti boba di dalam salah satu organ pencernaan. Beberapa kali juga dilaporkan ada kejadian boba tersangkut di usus penggemarnya. PT BESTPRO

Menanggapi hal ini Ahli pencernaan Prof Dr dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) menyebut kemungkinan yang sering disebut boba di usus itu adalah batu empedu. Batu empedu tidak ada hubungannya dengan boba dan disebabkan oleh kolesterol yang tinggi. BESTPROFIT

“Jadi secara pencernaan itu tidak mungkin boba ada di dalam kantung empedu seperti itu. Kantung empedu itu bisa muncul batu-batu seperti itu karena kolestrol yang tinggi. Kemudian makin lama dia akan berbentuk seperti pasir dan lama-lama membatu,” ucap Prof Ari. BESTPRO

3. Mi instan

Di media sosial sering beredar kisah orang-orang yang terlalu banyak makan mi instan harus dirawat karena ususnya jadi lengket dan bocor. Dalam beberapa unggahan bahkan disertakan video menunjukkan apa yang seperti mi di dalam usus. BESTPROFIT

dr Ari menegaskan tidak ada hubungannya makan mi instan dengan usus yang lengket dan bocor. Penelusuran detikcom juga menemukan video yang diunggah bukan menunjukkan mi di usus melainkan cacing parasit. BPF

4. Biji buah

Waktu kecil beberapa di antara kita mungkin pernah mendengar untuk tidak menelan biji buah-buahan karena nanti dapat menempel dan tumbuh di dalam perut. Meski kisah ini sebetulnya hanya dongeng namun tetap saja kadang menyisakan kekhawatiran. BESTPRO

National Capital Poison Center (NCPC) di Amerika Serikat menjelaskan memang ada biji buah yang diketahui mengandung racun. Namun hal ini hanya berbahaya bila biji misalnya hancur sebelum tertelan dan dalam jumlah besar. BEST PROFIT FUTURES

Secara umum biji buah tidak akan dicerna oleh tubuh dan akan keluar bersama sisa-sisa makanan lain. PT BEST PROFIT FUTURES

Apa Benar Sarapan Sendirian Bisa Bantu Turunkan Berat Badan?

Sarapan sendirian bisa bantu jaga berat badan. (Foto: iStock)
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT – Menurunkan berat badan merupakan salah satu hal yang cukup sulit dan menantang bagi kebanyakan orang. Akan tetapi para peneliti menemukan satu cara mudah yang tak pernah terpikirkan olehmu agar kamu tetap bisa fokus pada diet, yakni makan sendirian.

Bagaimana bisa? Jika kamu ingin terus melanjutkan diet demi menuju berat badan yang ideal, maka makan sendirian adalah pilihan yang tepat. Sebuah studi baru menemukan orang-orang cenderung makan lebih banyak saat makan bersama-sama. BESTPRO

Dikutip dari Times of India, hal ini disebabkan kamu terpengaruh oleh pilihan makanan dari lingkaran pertemananmu dan membuatmu tanpa sadar makan lebih banyak ketimbang saat kamu makan sendirian. PT BEST PROFIT

Dalam studi ini, para peneliti mengevaluasi 42 studi yang pernah dilakukan pada social dining dan menemukan bahwa orang cenderung makan lebih banyak saat makan bersama orang tersayang karena mereka menikmati kebersamaan mereka, yang meningkatkan konsumsi makanannya, disebut sebagai ‘social facilitation’. PT BESTPRO

“Bagaimanapun, ‘social facilititation’ ini tak umum terjadi saat makan bersama orang asing. Hal ini karena orang ingin memberikan kesan positif di depan orang asing dengan memakan makanan yang sedikit,” tulis situs tersebut. BPF

Studi ini jelas-jelas mengungkap bagaimana pilihan makanan kita dapat dipengaruhi oleh siapapun yang bersama kita, baik itu teman dan keluarga. Tak hanya menjadikan kita memilih makanan yang tidak sehat, tapi juga membuat kita mengonsumsi makanan berlebihan sehingga buyar deh rencana diet! PT BEST PROFIT FUTURES