PT Bestprofit Medan

Author Archives: BestProfit Futures Medan

Tips Membuat Konten Medsos Inspiratif ala Nadya Hutagalung

Tips Membuat Konten Medsos Inspiratif ala Nadya Hutagalung
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT Media Sosial bukan hanya sekadar tempat berbagi informasi. Lebih dari itu, media sosial bisa memberikan pengaruh dan inspirasi bagi orang lain.

Itulah yang coba dimanfaatkan artis Nadya Hutagalung dalam menggunakan media sosial sebagai seorang influencer atau pemberi pengaruh.  PT BEST PROFIT

Di sosial media, Nadya yang kini menjadi duta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bagian lingkungan, aktif mengajak pengikutnya untuk peduli pada lingkungan. Nadya banyak membuat konten inspiratif terkait dengan lingkungan. BPF

Menurut Nadya, media sosial merupakan metode yang efektif untuk menyebarkan pesan kepada banyak orang.  BESTPROFIT FUTURES

Nadya mengaku mengelola media sosialnya seorang diri, tanpa bantuan orang lain atau pun konsultan. Artis berdarah Australia ini rutin membuka media sosial, terutama Instagram, setiap hari di kala senggang. BESTPRO

“Semua orang bisa jadi influencer, mau follower-nya hanya lima atau sepuluh. Walaupun sedikit, tapi jika media sosial digunakan dengan benar, dapat memberikan inspirasi bagi orang lain,” kata Nadya dalam konferensi pers Social Media Week di Senayan City, Jakarta, Selasa (12/11). BEST PROFIT FUTURES

Berikut sejumlah tips memanfaatkan media sosial secara positif ala Nadya Hutagalung.

1. Jujur

Nadya menyarankan setiap orang yang menggunakan media sosial untuk selalu jujur dan tidak berpura-pura. Misalnya, berpura-pura terlihat bahagia. BESTPROFIT FUTURES

“Jangan berusaha memperlihatkan kebahagiaan palsu, bahwa hidup kita terlihat bahagia. Lebih baik stay true dan jujur di media sosial,” ucap Nadya yang kini menetap di Singapura. PT BEST PROFIT FUTURES

Menurut Nadya, semakin banyak berbohong atau berpura-pura, artinya semakin tidak bahagia orang tersebut. PT BEST PROFIT FUTURES

2. Seimbang

Konten di media sosial juga harus seimbang. Nadya menyebut konten yang menginspirasi dapat diimbangi dengan sejumlah konten yang lucu dan menyenangkan. PT BESTPRO

Konten-konten ini berguna untuk membuat follower tidak bosan dan jenuh.

3. Abaikan komentar negatif

Menyebarkan konten inspiratif kerap kali mendapat komentar negatif dari netizen. Menurut Nadya, komentar ini tak perlu dipikirkan karena hanya akan menghabiskan energi. BESTPRO

“Kita perlu paham bawah orang yang memberikan komentar negatif sebenarnya sedang sakit di dalam jiwa mereka. Sebaiknya kita harus bersimpati dengan mereka,” ujar Nadya yang pernah menjadi host dan juri Asia’s Next Top Model ini.  BESTPROFIT FUTURES

4. Izin

Saat mengunggah sesuatu, Nadya menyarankan untuk selalu mendapatkan izin atau persetujuan untuk mengunggahnya ke media sosial. Misalnya mengunggah foto orang lain, termasuk foto anak. PT BEST PROFIT

“Dari dulu saya tidak pernah posting foto anak karena mereka belum bisa menentukan apakah mau untuk diunggah atau tidak. Itu seharusnya menjadi pilihan mereka. Jika mengunggahnya tanpa meminta persetujuan, itu tidak adil” ucap Nadya.  BESTPROFIT FUTURES

5. Etika

Etika dalam bermedia sosial juga harus diperhatikan lantaran media sosial merupakan ranah publik. Etika berguna untuk menghormati dan menghargai irnag lain yang juga menggunakan media sosial. Menurut Nadya, etika bermedia sosial dapat ditunjukkan dengan tidak mengunggah konten dewasa dan tidak memaksa. PT BEST PROFIT FUTURES

‘Surat untuk Ibu’ Jadi Awal Peringatan Hari Ayah Nasional

'Surat untuk Ibu' Jadi Awal Peringatan Hari Ayah Nasional
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT — Sosok ibu selalu jadi sorotan di akhir tahun. Tanggal 22 Desember didedikasikan untuk sosoknya. Tak hanya ibu, di Indonesia semua perempuan mendapat ‘lampu sorot’ lagi ketika peringatan Hari Kartini. Namun, bagaimana dengan sosok ayah?

Pertanyaan ini sempat mengemuka pada 2014 silam. Saat Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP), sebuah paguyuban satu hati lintas agama dan budaya, mengadakan ‘Sayembara Menulis Surat untuk Ibu’ di Solo, Jawa Tengah.  PT BEST PROFIT

Melansir dari laman resmi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), respons peserta cukup baik. Peserta datang dari kalangan anak-anak mulai dari SD hingga SMA, juga kalangan mahasiswa dan umum. Sekitar 70 surat terbaik kemudian dikumpulkan dan menjadi sebuah buku. BPF

Ada pertanyaan yang cukup menggelitik, sebab selama ini ‘hanya’ sosok ibu yang mendapat ‘jatah’ hari peringatan, namun tidak begitu dengan ayah.  BESTPROFIT FUTURES

“Kapan diadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ayah? Kapan Peringatan Hari Ayah? Kami pasti ikut lagi,”tanya para peserta kala itu mengutip dari lama Kemdikbud (12/11). BESTPRO

Sejak itu, PPIP mencari tahu tentang kapan peringatan Hari Ayah. Bahkan paguyuban juga melakukan audiensi dengan DPRD kota Surakarta. Namun, keinginan untuk menetapkan Hari Ayah belum mendapat jawaban memuaskan saat itu. BEST PROFIT FUTURES

Setelah kembali melakukan kajian panjang, PPIP akhirnya menggelar deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia. Tanggal 12 November pun ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional. BESTPROFIT FUTURES

Deklarasi yang dilakukan bersamaan dengan Hari Kesehatan Nasional ini membawa semboyan ‘Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya’. PT BEST PROFIT FUTURES

Di waktu bersamaan, deklarasi Hari Ayah juga diinisiasi di Maumere, Flores, NTT. Sebuah buku berjudul ‘Kenangan untuk Ayah’ diluncurkan. Buku itu berisi 100 surat anak Nusantara yang dipilih dari ‘Sayembara Menulis Surat untuk Ayah’. PT BESTPRO

Usai deklarasi, buku dan piagam deklarasi dikirim ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta empat bupati di empat penjuru Indonesia yakni, Sabang, Merauke, Sangir Talaud dan Pulau Rote. PT BEST PROFIT FUTURES

Studi: Retaknya Hubungan Keluarga Bikin Tubuh Tak Sehat

Studi: Retaknya Hubungan Keluarga Bikin Tubuh Tak Sehat

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT Keluarga adalah harta paling berharga. Tingkat keintiman keluarga berpengaruh terhadap banyak hal pada seseorang, termasuk kondisi kesehatan secara fisik.

Studi teranyar menemukan, mereka yang hidup di tengah kondisi ketegangan keluarga lebih mungkin mengidap penyakit kronis daripada mereka yang hidup bahagia bersama keluarga. PT BEST PROFIT

Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Family Psychology pada Kamis (7/11) ini menganalisis 3 ribu data peserta selama 19 tahun, sejak 1995 hingga 2014. Rata-rata peserta berusia 45 tahun saat pengambilan data pertama diambil. BPF

Mengutip CNN, peneliti memberikan sejumlah kuesioner yang dapat menggambarkan kondisi keluarga peserta. Jawaban kuesioner dikomparasikan dengan sejumlah penyakit yang diidap peserta, mulai stroke hingga sakit kepala biasa.   BESTPRO

Hasilnya, peneliti menemukan bahwa ketegangan yang terjadi berdampak pada penurunan kondisi kesehatan anggota keluarga. BESTPROFIT FUTURES

Kondisi Keintiman Pasangan Tak Berpengaruh 

Namun, anehnya studi tidak menemukan penurunan kondisi kesehatan yang diakibatkan oleh ketidakintiman pasangan suami istri. Peneliti utama studi, Sarah Woods, terkejut dengan hasil yang didapatkan, bahwa ketidakintiman pasangan tak berpengaruh terhadap kesehatan.   PT BEST PROFIT

Sebelumnya, Woods dan rekan-rekannya berharap menemukan dampak kesehatan yang diakibatkan antara kondisi hubungan antar-anggota keluarga dan pasangan suami istri. Woods menduga hal tersebut disebabkan oleh adanya perubahan konsep pernikahan dan pola perceraian di masa kini. BESTPRO

“Orang dewasa mungkin saja menikah lebih dari satu kali. Namun, keluarga tetap menjadi yang selamanya,” ujar Woods.  PT BEST PROFIT FUTURES

Faktanya, mayoritas peserta dalam studi memiliki lebih dari satu saudara kandung. Interaksi negatif yang terbangun antar-saudara kandung dengan cepat menimbulkan stres dan akan terus berdampak pada seseorang seiring bertambahnya usia. BESTPROFIT FUTURES

“Secara emosional, hubungan keluarga itu kuat. Mereka [anggota keluarga] adalah orang-orang yang akan terus terkoneksi dengan Anda,” ujar Woods.  PT BEST PROFIT

Untuk menguji kebenaran dan kaitannya secara lebih mendetail, penelitian lebih lanjut harus dilakukan. Studi ini hanya menjadi pengingat bahwa disfungsi keluarga berpengaruh terhadap kondisi kesehatan seseorang. PT BEST PROFIT FUTURES

Studi: Polusi Udara Berisiko Turunkan Kesehatan Mental Anak

Studi: Polusi Udara Berisiko Turunkan Kesehatan Mental Anak
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT — Selain mengembangkan kemampuan motorik, membiarkan anak-anak bermain di luar rumah seperti taman bermain, sangat baik bagi perkembangan sosial mereka. Sayangnya, manfaat baik ini juga menuai risiko bila area bermain tercemar oleh polusi udara.

Sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal Environmental Health Perspectives menunjukkan bahwa paparan polusi udara dapat memicu gangguan mental pada anak-anak. Bahkan, paparan polusi udara jangka pendek juga memiliki kontribusi pada penurunan kesehatan mental, yang akhirnya dapat meningkatkan risiko bunuh diri saat anak-anak tersebut beranjak remaja.  PT BEST PROFIT

“Ini merupakan studi pertama yang menunjukkan adanya hubungan antara paparan harian polusi udara di luar ruangan dengan peningkatan gejala gangguan kejiwaan, seperti kecemasan dan keinginan bunuh diri, pada anak-anak,” kata Cole Brokamp, penulis utama studi dari Cincinnati Children’s Hospital Medical Center, dalam sebuah pernyataan, mengutip Medical Daily. BPF

Brokamp menjelaskan, anak-anak yang setiap hari terpapar polusi udara memiliki konsentrasi myo-inositol yang tinggi pada otak mereka, sebuah gejala peradangan pada saraf akibat udara yang tercemar. BESTPROFIT FUTURES

Hasil tersebut juga diperkuat oleh sebuah Penelitian Lingkungan yang digunakan oleh peneliti, bahwa polusi udara akibat lalu lintas dapat mempengaruhi kesehatan mental anak-anak sejak balita dan berlanjut hingga mereka beranjak remaja dan dewasa.  BESTPRO

“Secara kolektif, studi-studi ini menyumbang bukti bahwa paparan polusi udara sejak balita dan masa sekolah dapat berkontribusi pada depresi, kecemasan dan masalah kesehatan mental lainnya hingga mereka mencapai usia remaja,” kata Patrick Ryan, penulis studi dan peneliti di Cincinnati Children’s. BESTPROFIT FUTURES

Namun, peneliti mencatat diperlukan penelitian lebih lanjut untuk bisa menjelaskan secara lebih detail bagaimana polusi udara dapat berkontribusi langsung terhadap gangguan kejiwaan. PT BEST PROFIT FUTURES