PT Bestprofit Medan

BAB Tak Teratur, Mungkin Ini yang Terjadi Pada Sistem Cerna

PT Bestprofit Futures Medan

PT Bestprofit Futures Medan

– Jakarta, Jika biasanya Anda buang air besar (BAB) rutin setiap hari, kemudian tiba-tiba menjadi tak teratur, apakah ini wajar atau pasti ada masalah di sistem pencernaan?

Menurut dr Errawan R. Wiradisuria, SpB(K)BD dari Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, saat frekuensi buang air besar menjadi tak teratur sebaiknya konsultasikan ke dokter. Biasanya akan dilihat pola makanan serta struktur saluran pencernaan Anda dengan endoscopy atau USG.

“Ini karena dikhawatirkan ada sesuatu yang menghambat aliran feses yang biasanya lancar,” pungkas dr Errawan di sela-sela live chat ‘Usus Buntu dan Masalah Pencernaan’ yang digelar di Kantor detikcom, Jl Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2016).

Menurut dr Errawan R. Wiradisuria, SpB(K)BD dari Rumah Sakit Mayapada, Lebak Bulus, saat frekuensi buang air besar menjadi tak teratur sebaiknya konsultasikan ke dokter. Biasanya akan dilihat pola makanan serta struktur saluran pencernaan Anda dengan endoscopy atau USG.

“Ini karena dikhawatirkan ada sesuatu yang menghambat aliran feses yang biasanya lancar,” pungkas dr Errawan di sela-sela live chat ‘Usus Buntu dan Masalah Pencernaan’ yang digelar di Kantor detikcom, Jl Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2016).

Sementara itu, dr Indra Wijaya, SpPD, MKes menuturkan ketidakteraturan ini berbeda-beda pada setiap orang. Ada beberapa kondisi yang belum tentu disebabkan oleh gangguan usus dan mungkin masih hal yang normal.

“Karena memang terdapat refleks gastro-kolon (lambung-usus) di mana saat makan akan terjadi gerakan usus yang dapat memicu untuk buang air besar. Ini hal yang Anda alami terjadi pada sebagian orang karena terlalu sensitif dan itu hal yang normal,” pungkas dr Indra.

Ciri-ciri adanya gangguan usus biasanya jika ada kelainan secara konsistensi (kepadatan) feses, bentuk, terdapat darah pada feses, kadang disertai nyeri perut di bagian bawah, dan bisa juga disertai kelainan secara frekuensi yang berlebihan. PT Bestprofit Futures Medan

Sumber oleh : health.detik.com