PT Bestprofit Medan

Nokia Tutup Bisnis Virtual Reality, Pecat 310 Karyawan

Kamera Virtual Reality Nokia Ozo

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

KOMPAS.com – Nokia menyetop bisnis kamera realitas virtual alias virtual reality (VR) bertajuk “Ozo” yang dikembangkan sejak 2015. Hal ini berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) 310 pegawai Nokia yang tersebar di Finlandia, Amerika Serikat, dan Inggris.

Keputusan Nokia ini menyusul lesunya industri VR, di mana pengembangan bisnisnya tak sesuai harapan. Di samping itu, para raksasa teknologi pun gencar menggarap VR sehingga persaingan semakin sengit.

Ozo sendiri sebenarnya lebih menyasar pasar yang spesifik, yakni para pembuat film. Kamera Ozo bisa membidik video 360 derajat dengan kualitas kelas wahid.

Kamera tersebut dijual 60.000 dollar AS atau setara Rp 810 jutaan. Dalam keterangan resmi, Nokia sesumbar bakal tetap “memelihara komitmen” dengan para pembeli kamera Ozo selama ini.

Namun Nokia tak menjabarkan seperti apa komitmen yang dimaksud. Yang jelas, PHK 310 pegawai Ozo membuat Nokia Technologies kehilangan sekitar satu per tiga dari total pekerjanya, sebagaimana dihimpun KompasTekno, dari TheVerge.

Ke depan, Nokia sesumbar bakal fokus pada bisnis lisensi paten dan kesehatan digital alias digital healthcare. Menurut President Nokia Technologies, Gregory Lee, dua hal itu merupakan bisnis yang memiliki potensi besar.

“Nokia Technologies saat ini berada pada poin, di mana dengan fokus dan investasi yang tepat, kami bisa memimpin di pasar digital healthcare. Kami akan gencarkan peluang itu,” ia menjelaskan.

Bestprofit     PT Bestprofit     Best Profit     PT Best Profit