PT Bestprofit Medan

BKPM layani 172 investor lewat PTSP

PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES

PT BESTPROFIT FUTURES

pt bestprofit futures Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat hingga Senin (11/7) telah melayani 172 investor dan menerbitkan 248 surat persetujuan dan dokumen melalui layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP). Sebanyak 156 investor di antaranya memanfaatkan layanan desk BKPM, kemudian 16 lainnya memanfaatkan desk kementerian dan lembaga.

“Investor yang memanfaatkan layanan BKPM, berkaitan dengan pengambilan surat persetujuan maupun produk perizinan lainnya, kemudian konsultasi perizinan BKPM, desk pengendalian dan pelaksanaan penanaman modal, serta terkait masterlist dan tax allowance. Semua investor yang memerlukan pelayanan dapat terlayani,” kata Kepala BKPM, Franky Sibarani melalui keterangan resminya di Jakarta, Selasa (12/7).

Salah satu investor menggunakan layanan PTSP dalam tahap konsultasi untuk memanfaatkan layanan izin 3 jam, guna menanamkan modalnya senilai Rp 1,1 triliun dengan modal disetor tahap pertama Rp 130 miliar.

“Mereka melakukan konsultasi dengan tim BKPM di hari pertama pasca liburan ini. Tapi tim pelayanan sudah mendapatkan informasi sebelumnya dari tim MO Australia dan kantor perwakilan BKPM (IIPC) di Sydney,” imbuhnya.

Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal, Lestari Indah menambahkan dari jumlah 248 surat persetujuan dan dokumen tersebut, sebanyak 194 dokumen dikeluarkan oleh BKPM sedangkan 54 dokumen lainnya dikeluarkan oleh kementerian-kementerian yang tergabung di PTSP pusat.

Kementerian ESDM dengan menerbitkan 50 dokumen, kemudian Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Kementerian Pariwisata, Kementerian Tenaga Kerja dan Kepolisian masing-masing 1 dokumen.

“Jadi dari jumlah 194 dokumen yang dikeluarkan oleh BKPM yang terbanyak adalah Izin Prinsip dengan jumlah mencapai 51 dokumen, kemudian izin prinsip perubahan 41 dokumen, diikuti oleh Angka Pengenal Importir Produsen (API-P) sebanyak 25 dokumen, dan API-Umum sebanyak 22 dokumen, serta dokumen-dokumen lainnya,” jelas Lestari.

Selain itu, BKPM juga mencatat terdapat 109 telepon dan 56 email yang masuk ke Investor Relation Unit (IRU) untuk memberikan informasi maupun memfasilitasi kebutuhan investor dan masyarakat pada umumnya.