PT Bestprofit Medan

Cakupan Vaksinasi Influenza Bagi Tenaga Kesehatan Rendah, Tak Sampai 10 Persen

PT Bestprofit Futures Medan

PT Bestprofit Futures Medan

– Jakarta, Vaksinasi influenza masih dianggap sebagai kemewahan bagi sebagian kalangan. Namun bagi tenaga kesehatan, vaksinasi influenza sangat penting dilakukan.

Prof Dr dr Samsuridjal Djauzi, SpPD-KAI, Ketua Satgas Imunisasi Dewasa dari Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) mengatakan cakupan vaksinasi influenza bagi tenaga kesehatan di Indonesia masih sangat rendah. Padahal vaksinasi influenza penting untuk mengurangi terjadi risiko infeksi nosokomial di rumah sakit dari tenaga kesehatan ke pasien.

“Di kita nggak sampai 10 persen memang. Kalau di negara lain cukup tinggi, di Korea dan Taiwan bahkan 80-90 persen. Sementara Australia, Selandia Baru, dan Singapura itu antara 25-40 persen,” tutur Prof Samsu, ditemui di Hotel Westin, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, baru-baru ini.

Prof Samsu mengambil contoh di Thailand. Dengan jumlah tenaga kesehatan yang mencapai 400 ribu orang, pemerintah Thailand mampu memberikan vaksinasi influenza gratis sehingga cakupannya cukup luas, yakni 93 persen. Sementara di Australia, vaksinasi tenaga kesehatan penting agar rumah sakit tetap mendapat akreditasi yang baik.

Dengan jumlah tenaga kesehatan di Indonesia yang lebih dari satu juta orang, termasuk dokter, perawat dan bidan, Prof Samsu mengatakan memang sulit untuk menjadikan vaksinasi influenza dewasa sebagai program gratis dari pemerintah. Namun seharusnya ada upaya dari rumah sakit tempat para tenaga kesehatan bekerja untuk memberikan vaksinasi influenza untuk memimalkan terjadinya penularan ke pasien.

“Satu hal lainnya menarik adalah 75 persen tenaga kesehatan tetap bekerja meski sedang mengidap influenza. Secara sekilas memang baik, dedikasinya tinggi. Tapi perlu diingat juga ada risiko 20-25 persen tenaga kesehatan itu menularkan penyakitnya ke pasien di rumah sakit atau klinik,” terang Prof Samsu lagi.

Memang dikatakan Prof Samsu vaksinasi influenza bukan satu-satunya cara agar terhindar dari influenza. Dibutuhkan pola hidup sehat dengan makan gizi seimbang dan istirahat yang baik agar kekebalan tubuh maksimal dan terhindar dari penyakit.

“Tapi minimal kalau divaksin kan risiko dia terinfeksi rendah. Nantinya bisa rugi sendiri misalnya, dokter yang tertular dari pasien. Dia jadinya nggak bisa kerja karena harus istirahat 3-5 hari,” tutupnya. PT Bestprofit Futures Medan

Sumber oleh : health.detik.com