PT Bestprofit Medan

Category Archives: Ekonomi

BTN Luncurkan Kartu Debit Berlogo GPN

Logo Gerbang Pembayaran Nasional

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meluncurkan kartu debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional ( GPN). Peluncuran kartu debit berlogo Garuda tersebut sejalan dengan implementasi GPN untuk mewujudkan interkoneksi dan interoperabilitas sistem pembayaran nasional.
Kartu debit berlogo GPN tersebut akan hadir bersama dengan produk-produk tabungan perseroan, antara lain Batara, Simpel (Simpanan Pelajar), Tabunganku, dan Tabungan Cermat. “Kami menyiapkan kurang lebih 400.000 kartu Debit BTN GPN untuk tahun ini dan akan dilakukan bertahap sesuai dengan roadmap BI untuk penerbitan Kartu ATM Berlogo GPN sampai dengan tahun 2021,” kata Budi Satria, Direktur Consumer Banking BTN dalam pernyataan resmi.

OJK Dorong Bank Kecil Tambah Modal

Ilustrasi bank

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) mendorong bank umum kelompok usaha (BUKU) I dan BUKU II menambah modal. Salah satu caranya bisa melalui konsolidasi. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Heru Kristiyana menilai, melalui penambahan modal, struktur pendanaan bank akan semakin kuat serta dapat mendorong bank tersebut untuk naik kelas.
“Kami ingin bank-bank BUKU I dan II semakin besar, sehingga sehingga pertumbuhannya tidak stagnan dan tidak berkontribusi,” ujarnya. Gayung bersambut, sejumlah bank kecil bersiap menambah modal.
Salah satunya, PT Bank MNC Internasional Tbk yang akan melakukan penawaran umum terbatas (rights issue) dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) senilai maksimal Rp 489,63 miliar. BEST PROFIT

Pertamina Mengaku Rugi Jual Pertalite

Atrian Partalite di salah satu SPBU yang ada di Batam. Saat ini Penjualan produk Pertalite meningkat cukup tajam sepanjang tahun 2017.

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – PT Pertamina (Persero) mengaku mengalami kerugian dari penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite. Alasannya, harga pertalite masih berada di bawah harga pasar. Pada akhir Maret 2018 lalu pun Pertamina telah menaikkan harga Pertalite sebesar Rp 200 per liter.
Meskipun demikian, kenaikan harga tersebut tidak bisa menutup kerugian yang diderita Pertamina. Menurut Direktur Pemasaran Pertamina M Iskandar, penjualan Pertalite membuat perseroan mengalami kerugian. Hal ini disebabkan harga jual yang ditetapkan berada di bawah harga keekonomian.

Semen Indonesia Dihantui Kelebihan Pasokan

Ilustrasi: PT Semen Indonesia

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) masih akan mengalami masa-masa sulit dalam beberapa waktu ke depan. Kondisi kelebihan pasokan atau oversupply masih akan berlanjut setidaknya hingga tahun 2023. Sekretaris Perusahaan SMGR Agung Wiharto mengatakan, perkiraan itu dengan asumsi kapasitas terpasang semen nasional tetap sekitar 100 juta ton per tahun.
Hal ini ditambah dengan asumsi pertumbuhan konsumsi domestik sekitar 6 persen per tahun. Jika pertumbuhan konsumsi di bawah 6 persen, kondisi oversupply akan berlangsung lebih lama. “Sebaliknya, jika bisa terus di atas 6 persen, oversupply tidak akan berlangsung hingga 2023,” ujar Agung kepada Kontan. Permintaan semen domestik sudah turun sejak tahun 2013. Puncaknya terjadi pada tahun 2016 lalu, saat permintaan cenderung stagnan.
Sejalan dengan tren penurunan tersebut, volume penjualan SMGR ikut tergerus. Namun, volume penjualan mulai membaik tahun lalu seiring dengan meningkatnya permintaan dalam negeri. Bahkan, pertumbuhan konsumsi domestik tahun lalu melampaui periode 2013 yang hanya sekitar 5,5 persen.