PT Bestprofit Medan

Category Archives: Sains

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Setara Gempa M 3

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Setara Gempa M 3, Tak Berpotensi Tsunami

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Aktivitas Gunung Anak Krakatau hari ini tercatat oleh sensor gempa BMKG. Aktivitas setara gempa magnitudo 3 itu tidak berpotensi tsunami. Aktivitas itu tercatat pada Jumat (28/12/2018) pukul 05.11.30 WIB.

Pusatnya di Gunung Anak Krakatau, tepatnya pada koordinat 6,08 LS dan 105,41 BT pada kedalaman 1 km.  “Aktivitas seismik ini tidak berpotensi tsunami,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, dalam keterangannya.

Berdasarkan lokasi episenter, kedalaman hiposenter, dan bentuk gelombangnya (waveform), BMKG menyimpulkan bahwa aktivitas seismik ini merupakan gempa dangkal yang diperkirakan akibat aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau. BEST PROFIT

Antartika Panen Sayur untuk Pertama Kalinya

Rumah kaca di Neumayer Station III di Antartika ini baru saja memanen berbagai macam sayuran untuk pertama kali. Ini adalah model bercocok tanam percobaan saat suhu di luar ruangan turun di bawah -20 derajat Celsius.

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Para ilmuwan Jerman baru saja memanen sayuran pertama yang ditanam tanpa tanah dan cahaya di Antartika. Peneliti di Neumayer Station III Jerman, memanen 3,6 kilogram sayur selada hijau, 18 ketimun, dan 70 lobak.
Semua sayuran ini ditanam di rumah kaca percobaan untuk mengakali saat suhu luar ruangan di bawah -20 derajat Celsius dan hampir tidak ada matahari.
Lewat percobaan ini, diharapkan peneliti dapat memasok sayuran segar bagi astronot yang sedang ada di ruang angkasa dan memerangi kekurangan sayuran di iklim yang ekstrem seperti Antartika. BEST PROFIT

BPOM Setujui Obat Baru bagi Penderita Fibrosis Paru

Ilustrasi paru-paru

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Pada 1 Januari 2018, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyetujui obat berjenis pirfenidone yang diproduksi perusahaan Roche Indonesia. Obat tersebut ditujukan kepada penderita fibrosis paru.
Dettie Yuliati, Direktur Pelayanan Kefarmasian, Kementerian Kesehatan, mengatakan dalam acara temu media yang digelar Roche Indonesia di Jakarta, kami harus memberikan akses obat untuk penyakit langka. (Pirfenidone) tergolong orphan medicine, tetapi belum masuk ke formularium nasional.
“Asosiasi pengampu dokter harus mengajukan beserta laporan data-data penderita jika ingin dimasukkan daftar formularium nasional,” ujarnya.

Bentuk Otak Kita Dulu Ternyata Tak Sebulat Sekarang

Perbandingan bentuk otak pada fosil Homo sapiens berusia 300.000 tahun dan otak modern.

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Ukuran dan bentuk otak manusia saat ini ternyata hasil dari evolusi selama ratusan ribu tahun. Zaman dulu, bentuknya tidak sebulat sekarang.

Dalam studi, ilmuwan meneliti ukuran dan bentuk otak dari 20 fosil Homo Sapiens yang salah satunya berumur 300.000 tahun.

Walaupun ukurannya sama, ternyata terjadi perubahan bentuk otak dari yang agak lonjong hingga menjadi bulat pada 100.000 hingga 35.000 tahun lalu.