PT Bestprofit Medan

CEO Bukalapak, Achmad Zaky: Indonesia Perlu Lebih Melek Literasi Digital

PT Bestprofit Futures Medan.

PT Bestprofit Futures Medan

– Update: Kami meralat informasi mengenai performa Bukalapak saat ini dengan data terbaru yang disediakan Bukalapak.

Saat masih menjadi mahasiswa, CEO BukaLapak, Achmad Zaky pernah mengalami pahitnya kegagalan berwirausaha. Sembari belajar di jurusan Teknologi Informasi di ITB, Zaky bersama sejumlah rekannya mendirikan warung mi ayam.

Sayangnya, bisnis mi ayam tersebut hanya beroperasi selama enam bulan dan harus ditutup karena bangkrut. Namun, kegagalan tersebut menjadi bekal berharga bagi Zaky ketika meluncurkan Bukalapak, platform e-commerce C2C terbesar di Indonesia.

Pada tahun 2016, Bukalapak dilaporkan telah berhasil menarik 1 juta penjual, lebih dari 20 juta produk dalam status aktif dijual, dan 4 juta pengunjung per hari.

(Ralat: Data di paragraf ini bukan merupakan data paling update, Bukalapak telah membagikan data di atas sebagai informasi paling up-to-date mengenai status mereka)Empat tahun setelah diluncurkan, Bukalapak dilaporkan memfasilitasi transaksi senilai sekitar Rp544 juta setiap harinya. Selain itu, situs ini berhasil menarik 80.000 penjual yang secara total menyediakan sekitar 400.000 barang untuk para pembeli. Kini, Bukalapak memiliki valuasi senilai sekitar Rp3 triliun.

Cerita Zaky tentunya bisa menjadi inspirasi bagi mahasiswa-mahasiswa yang bertekad mendirikan bisnis. Meski pemerintah dan sebagian orang Indonesia telah mengetahui besarnya potensi industri teknologi, masih banyak penduduk Indonesia yang bahkan belum tersentuh akses digital.

“Saya percaya masa depan kita terletak di internet, dan kita perlu mengedukasi lebih banyak orang Indonesia untuk melek digital,” tutur Zaky.

PT Bestprofit Futures Medan

Menurut The Jakarta Post, dari 280.000 siswa sekolah dasar dan menengah di Indonesia, sekitar 90.000 siswa di antaranya belajar tanpa koneksi internet dan 17.000 siswa lainnya belajar tanpa akses listrik.

Pada 2016, World Economic Forum menempatkan Indonesia pada peringkat ke-73 dari 144 negara dalam hal kesiapan teknologi. Meski mempunyai peringkat bagus dalam hal keterjangkauan (ke-37) dan penggunaan bisnis (ke-34), Indonesia masih tertinggal dalam hal infrastruktur (ke-105) dan pemakaian pribadi (ke-92). Read more PT Bestprofit Futures Medan