PT Bestprofit Medan

Di Suhu yang Dingin, Sel Tubuh Lebih Lambat Menghancurkan Virus Pilek

PT Bestprofit Futures Medan

PT Bestprofit Futures Medan –

Jakarta, Tim dari Yale University, Amerika Serikat, pada 2015 lalu melakukan penelitian dan melihat bahwa rhinovirus penyebab umum gejala pilek memang menyukai suhu dingin di bawah 37 derajat celcius.

Salah satu peneliti Dr Akiko Iwasaki menjelaskan ketika suhu tubuh berada di bawah 37 derajat celcius maka virus dapat berkembang lebih baik dan sistem imun terganggu. Itulah mengapa orang yang misalnya kehujanan atau di bawah hembusan AC esok harinya akan lebih mudah terserang pilek.

Nah dalam kelanjutan studi tersebut kini Iwasaki melihat lebih detail lagi bagaimana suhu dingin bisa membuat tubuh jadi tempat ideal untuk rhinovirus. Tes laboratorium pada sel manusia menunjukkan bahwa ketika virus masuk menginfeksi, ada dua mekanisme pertahanan alami yang dilakukan sel.

Mekanisme pertama adalah dengan menyerang sang virus dan mekanisme kedua adalah dengan menghancurkan diri untuk mencegah penyebaran lebih lanjut. Dua cara tersebut disebut peneliti terpengaruh oleh suhu.

Pada sel yang disimpan pada suhu 33 derajat celcius, mekanisme pertahanan untuk menghancurkan dirinya terjadi lebih lama dibandingkan sel yang disimpan pada suhu 37 derajat celcius. Kekuatan untuk menyerang virus juga lebih lemah pada sel yang disimpan di suhu 33 derajat celcius.

“Dalam studi ini kami menemukan dua mekanisme pertahanan tambahan yang ikut berkontribusi. Semuanya bekerja lebih optimal pada suhu 37 derajat celcius,” kata Iwasaki seperti dikutip dari Daily Mail, Rabu (13/7/2016).

Berangkat dari hal tersebut, karena pilek sampai saat ini belum ada obatnya maka peneliti mengatakan cara paling efektif untuk menghindari penyakit adalah dengan menjaga suhu tubuh tetap hangat. Bisa dengan minuman, pakaian pelindung ekstra, atau hal lain. PT Bestprofit Futures Medan

Sumber oleh : health.detik.com