PT Bestprofit Medan

Filosofi Ooredoo dan Tarik Ulur Indosat

PT Bestprofit Futures Medan

PT Bestprofit Futures Medan

– Jakarta – Perlu waktu dua tahun lamanya hingga akhirnya Indosat bersedia menggunakan nama Ooredoo di belakangnya. Diakui, ada tarik ulur dalam proses rebranding jati diri perusahaan telekomunikasi ini.

Menurut Alexander Rusli, President Director & CEO Indosat Ooredoo, sempat ada diskusi alot dalam pergantian identitas ini. Bahkan, nama Indosat sempat akan dihilangkan. Tapi untungnya tidak jadi dan masih dipertahankan.

“Kita satu-satunya (anak usaha) yang masih ada nama lamanya. Yang lain sudah ganti jadi Ooredoo semua. Itu karena brand indosat masih dekat dengan semua orang,” ucapnya di kantor pusat PT Indosat, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Hasil kompromi ini malah diakui Alex bisa membuat brand mereka jadi lebih kuat. Dunia mengenal Ooredoo sebagai kekuatan telekomunikasi raksasa di kancah global, sementara Indosat kuat di lokal.

“Sehingga perpaduan ini menghasilkan kekuatan baru. The local strength with international exposure, hasil perkawinan strong national brand dan global brand,” lanjut orang nomor satu di perusahaan itu.

Oordeoo sendiri juga merupakan nama hasil rebranding pada 2013 lalu. Sebelumnya, perusahaan asal Qatar itu menggunakan nama Qatar Telecom atau Qtel saat mengambil alih kepemilikan Indosat dari STT Telemedia tujuh tahun yang lalu sebelum akhirnya jadi 65%.

“Ooredoo itu dari Bahasa Arab, alif ro’ dal, yang artinya ‘aku ingin’ atau ‘saya mau’. Filosofi itu yang kita gunakan untuk lebih dekat dengan pelanggan. We have to treat customer as a friend, have to be fair, have to be friendly. Itu guidance untuk call center, galeri, dan lainnya,” lanjut Alex.

Berangkat dari situ, Indosat selama dua tahun terus melakukan riset mendalam. Mulai dari pemilihan nama, pemilihan warna identitas, merombak kantor, hingga mengganti logo.

“Ada puluhan warna yang harus saya pilih, saya sampai pusing milihnya,” ungkap Alex mengisahkan masa transisi selama dua tahun terakhir.

Dan akhirnya, dipilihlah kombinasi warna merah dan kuning. Warna merah dipilih karena mewakili identitas Ooredoo yang jadi induknya, dan warna kuning yang mewakili Indosat.

“Kami ingin leading di digital. Itu sebabnya, kami juga ganti logo. Logo yang lama kan melambangkan satelit. Sementara satelit cuma memberikan kontribusi 1%. Sedangkan digital kami tumbuh 155% dalam setahun terakhir,” paparnya.

Selain rebranding perusahaan, operator yang sebagian kecil sahamnya masih dimiliki ‎Indonesia itu juga memperkuat lini depan pemasarannya agar tampak lebih muda dan lebih terlatih menghadapi era digitalisasi. PT Bestprofit Futures Medan

Sumber Oleh : inet.detik.com