PT Bestprofit Medan

Lagi, Warga Palestina Tewas Ditembak Tentara Israel di Tepi Barat

Best Profit Futures 7Best Profit – Seorang warga Palestina tewas ditembak tentara Israel dalam insiden terbaru yang terjadi di Tepi Barat. Militer Israel mengklaim, warga Palestina ini ditembak setelah melepas tembakan dan melukai seorang tentara penjaga perbatasan.
“Seorang warga Palestina yang membawa senjata melepas tembakan di perempatan Tapuach dan melukai seorang tentara Israel penjaga perbatasan,” tutur juru bicara militer Israel seperti dilansir AFP, Selasa (3/6/2014).
“Tentara dan penjaga perbatasan membalas tembakan dan menewaskan pelaku,” imbuhnya.
Sedangkan keterangan dari pihak paramedis Palestina membenarkan bahwa seorang warga Palestina tewas terbunuh di Tepi Barat. Namun sayangnya mereka enggan memberikan informasi lebih lanjut soal insiden tersebut.

Sepanjang tahun ini, tercatat sudah ada 12 warga Palestina yang tewas dalam insiden dengan tentara Israel di Tepi Barat, maupun wilayah perbatasan lainnya.

Insiden terbaru ini terjadi di perempatan jalan yang sama ketika tentara Israel mencegat seorang warga Palestina yang kedapatan membawa puluhan bahan peledak, yang dirakit dalam sabuk peledak yang terpasang di tubuhnya. Militer Israel menduga, warga Palestina tersebut hendak melakukan serangan bom bunuh diri.

Sementara itu, kabinet pemerintahan baru Palestina tetap dilantik di depan Presiden Palestina Mahmud Abbas, meskipun ditentang oleh Israel. Kabinet ini terdiri dari tokoh politik independen yang mencakup 17 menteri, lima di antaranya dari Gaza. Kabinet ini dikepalai oleh Perdana Menteri (PM) Rami Hamdallah.

Hamas selaku penguasa Gaza, menyambut terbentuknya pemerintahan persatuan nasional bagi seluruh warga Paletina ini. Pemerintahan baru Palestina ini sebagai hasil rekonsiliasi Fatah dan Hamas, yang sangat ditentang Israel. PM Israel Benjamin Netanyahu telah mengingatkan negara-negara di dunia untuk tidak mengakui pemerintahan baru Palestina tersebut.

PT.BESTPROFIT FUTURES MEDAN

Sumber : detikNews.com