PT Bestprofit Medan

Lima Kali Diculik, Pelaut Indonesia Target Favorit Penyandera

PT Bestprofit Futures Medan

PT Bestprofit Futures Medan – Jakarta,

CNN Indonesia — Pelaut Indonesia lagi-lagi menjadi sasaran penyanderaan oleh kelompok bersenjata. Tiga anak buah kapal berkewarganegaraan Indonesia diculik dari kapal mereka di perairan Sabah, Malaysia, Sabtu malam (9/7). Ini insiden penculikan kelima yang terjadi dalam tiga bulan terakhir, menjadikan Indonesia negara favorit para ‘bajak laut’ yang kemudian menyandera para pelaut RI itu untuk meminta uang tebusan.

Kasus terbaru di perairan Sabah diduga melibatkan komplotan Abu Sayyaf seperti ketiga kasus penyanderaan sebelumnya. Kelompok militan Abu Sayyaf yang memiliki basis di selatan Filipina dikabarkan telah berbaiat pada Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS).

The Star melaporkan, berdasarkan keterangan Komisaris Polisi Sabah Abdul Rashid Harun, kelompok yang menculik tiga pelaut Indonesia di perairan Sabah mengenakan pakaian militer. Mereka terdiri dari lima orang, menenteng senapan laras panjang M14 dan M16, serta naik speed boat sebelum loncat ke kapal korban.

Komplotan penculik itu tak fasih berbahasa Melayu. Mereka memerintahkan semua orang yang ada di kapal untuk berkumpul di geladak. Para penculik kemudian meminta paspor para awak kapal. Tiga awak yang membawa paspor Indonesia langsung dibawa, sedangkan yang tidak membawa paspor dibebaskan.

Malaysia langsung berkomunikasi dengan Filipina dan Indonesia terkait kasus ini. Tiga pelaut Indonesia tersebut berada di kapal yang terdaftar pada otoritas Malaysia. Mereka tengah mencari ikan. Sementara komplotan penculiknya diduga Malaysia merupakan kelompok Apo Mike, bagian dari Abu Sayyaf.

Sampai saat ini pemerintah Republik Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait penculikan keempat terhadap para pelaut Indonesia itu. Kasus serupa terus berulang selama tiga bulan terakhir, tanpa ada solusi konkret untuk menuntaskannya secara permanen.

“Kami masih berkomunikasi dengan berbagai pihak untuk mengonfirmasi soal penyanderaan tersebut,” kata Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhammad Iqbal. Read more PT Bestprofit Futures Medan

Sumber oleh : cnnindonesia.com