PT Bestprofit Medan

Manfaat Belajar Bahasa Asing untuk Kesehatan

Best Profit Futures 5Best Profit – Berbicara dengan berbagai bahasa jelas menguntungkan kita, karena kita dapat berkomunikasi dengan orang dari negara dan kebudayaan yang berbeda. Bahasa yang kita pakai untuk berbicara mempengaruhi banyak aspek dalam hidup kita, antara lain cara kita berbicara, menulis, dan berhubungan dengan sesama. Penguasaan berbagai bahasa menjadi salah satu pendukung kesuksesan dalam bekerja. Tetapi kita mungkin belum tahu bahwa belajar bahasa bisa menunjang kesehatan, terutama kesehatan mental.

Otak adalah organ pusat yang mengatur bahasa. Otak berfungsi memproses suara, mengartikannya dan menyusun respon yang memadai terhadap suara-suara sejenis. Belajar bahasa baru adalah salah satu cara untuk berolahraga otak. Dengan belajar berbagai bahasa seseorang bisa terhindar dari penyakit Alzheimer. Ini karena kemampuan kognitif semakin terpelihara saat belajar bahasa.

Studi yang dilakukan ilmuwan Fergus Craik menunjukkan perbedaan diagnosis Alzheimer antara mereka yang menguasai 2 bahasa (dwibahasa) dan yang menguasai 1 bahasa. Pasien yang dwibahasa didiagnosa menderita Alzheimer 4,3 tahun lebih lambat daripada rata-rata orang pada umumnya. Mereka juga mengalami gejala penurunan fungsi kognitif 5,1 tahun lebih lambat daripada pasien yang menguasai 1 bahasa.

Penelitian ini menunjukkan tidak ada bedanya antara mereka yang menguasai dwibahasa dengan yang menguasai 3 bahasa atau lebih. Keuntungan kesehatan ini diperoleh pasien berdwibahasa meskipun mereka tidak mampu baca atau tulis dan tidak mengenyam pendidikan.

Studi lain dilakukan terhadap 48 pelajar SMA di Chicago. Ilmuwan menemukan bahwa kemampuan dwibahasa berhubungan erat dengan keahlian memproses suara atau bunyi. Kemampuan pendengaran makin meningkat karena dalam bahasa terdapat fonetik, fonologi, dan tata bahasa yang berbeda-beda.

Ilmuwan dari Spanyol dan Kanada bahkan menemukan bahwa anak dengan dwibahasa memiliki kemampuan mengingat yang lebih cepat dan akurat dibandingkan anak dengan satu bahasa. Secara mental, seseorang yang menguasai dwibahasa memiliki kelenturan (fleksibilitas) yang lebih baik saat beradaptasi dengan situasi baru, meskipun umur sudah menua.

Manfaat lainnya dari kemampuan dwibahasa adalah meningkatkan kesiagaan dan kemampuan mengatasi gangguan, mampu membuat keputusan yang lebih rasional, memiliki kemampuan komunikasi yang lebih efektif dan ketajaman dalam mengedit serta menulis.

Penelitian yang diterbitkan dalamFrontiers in Psychology menyebutkan bahwa belajar bahasa asing dapat meningkatkan fungsi otak karena ditantang untuk selalu berpikir, mengenal hal baru, memahami arti dan berkomunikasi dengan sistem bahasa yang berbeda. Ketrampilan ini akan mendorong kemampuan dalam mengatasi berbagai persoalan.

Jadi, mempelajari banyak bahasa sedini mungkin tidak hanya berguna bagi masa depan di dunia pendidikan dan karir, tetapi juga investasi bagi kesehatan.

PT.BESTPROFIT FUTURES MEDAN

Sumber : kesekolah.com