PT Bestprofit Medan

Mengenal Lebih Jauh Virus Ebola

Best Profit Futures 5Best Profit Futures – Centers for Disease Control Amerika Serikat (CDC) mengkategorikan Virus Ebola sebagai bahaya biologis kelas empat (1-4, empat maksimum). Suka hidup di tempat yang lembab, lingkungan yang gelap, tidak akan menyebabkan tipikal penularan melalu udara. Tetapi bisa menetap pada partikel udara yang mengambang dan darah orang yang terinfeksi, cairan tubuh lain, kontak langsung dengan kotoran, urine, air liur dan air mani, ada kemungkinan akan terinfeksi. Kondisi pria ketika yang telah pulih, sampai tujuh minggu setelah pemulihan masih bisa menyebarkan virus melalui air mani mereka.

Ketika kulit orang sehat yang luka atau selaput mukosa kontak dengan lingkungan yang terkontaminasi oleh cairan lendir pasien Ebola (seperti pakaian kotor, sprei atau jarum suntik yang telah digunakan), juga akan terinfeksi.

Mayat tubuh seseorang yang terinfeksi Virus Ebola juga adalah sumber infeksi, oleh sebab itu juga ada yang menyebut “virus orang mati” atau “virus zombie”, harus melakukan perlindungan terhadapnya dan segera dikuburkan. Setelah pasien mulai menunjukkan gejala, sifatnya sudah menular. Dalam masa inkubasi tidak menular.

Pencegahan dan Pengobatan

Tidak ada vaksin yang disetujui departemen untuk mencegah virus Ebola, atau belum ada vaksin Ebola dalam uji klinis. Namun Amerika Serikat pada pertengahan September mendatang akan melakukan uji coba vaksin Ebola terhadap tubuh manusia.

Cara utama untuk mencegah Virus Ebola adalah menghindari kontak langsung langsung dengan infeksi Ebola. Petugas kesehatan harus mengambil tindakan perlindungan yang diperlukan. Pastikan untuk mengurangi kontak dengan simpanse, orangutan, kelelawar, babi hutan dan hewan berisiko tinggi lainnya, terutama tidak mengambil tubuh hewan mati atau daging mereka untuk dimasak. Jika Anda tahu seseorang yang terinfeksi virus Ebola, silakan membakar pakaian atau seprai kotor mereka, selimut dan barang-barang lainnya. Jika Anda ingin terus menggunakan, sterilisasi dengan suhu dan tekanan tinggi sebelum digunakan.

Perawat pasien Ebola harus mengenakan pakaian kedap air, sarung tangan dan masker pelindung, kacamata dan masker bedah untuk mencegah percikan cairan tubuh pasien ke hidung, mulut dan mata.

Selain itu, sedapat mungkin saat hadir di pertemuan-pertemuan besar, dalam situasi sosial harus menghindari berjabat tangan dan memeluk, melambaikan tangan menyapa adalah yang terbaik. Jika sesudah berjabat tangan sesegera mungkin cuci dengan sabun, mencuci tangan hingga bersih dengan air mengalir.

Disinfeksi adalah fokus dari semua tindakan pencegahan. Doctors Without Borders mengatakan bahwa komponen yang sudah diketahui seperti sodium hypochlorite, metil alkohol, sinar ultraviolet, sabun, cairan pembersih semua dapat membunuh virus Ebola.

Meskipun persentase mematikan dari virus Ebola tinggi, namun masih ada sekitar 10% -50% dari orang yang terinfeksi sembuh, ini mungikn berhubungan dengan fungsi sistem kekebalan tubuh mereka yang lebih baik.

PT.Bestprofit Futures Medan

Sumber : kesekolah.com