PT Bestprofit Medan

Minyak Mentah Terpukul Oleh Tingginya Indeks Bursa Saham AS

best1Harga minyak mentah terpukul oleh penguatan indeks bursa saham AS yang mencapai rekor tinggi baru dan juga prospek pasokan baru yang kuat selain prospek meningkatnya ekspor dari Libya.
Energy Information Administration (EIA) yang telah mensurvey dan mengumpulkan data sejak 1982 melaporkan semalam stok minyak mentah AS naik 1,7 juta barel menjadi 395 juta pekan lalu. Peningkatan pasokan minyak mentah dari Amerika Serikat dan OPEC diharapkan untuk menjaga harga minyak yang lemah tahun ini pasca guncangan geopolitik di Ukraina.

Harga minyak juga terpukul oleh data AS yang menunjukkan ekonomi nyaris tidak tumbuh kuartal pertama tahun ini, yang dapat memicu kekhawatiran tentang permintaan konsumen energi terbesar dunia.

Pada perdagangan dini hari tadi di bursa Amerika, harga minyak mentah Brent untuk pengiriman Juni turun $ 1 ke bawah $ 108 per barel, setelah naik 86 sen menjadi $ 108,98 di sesi sebelumnya. Demikian juga minyak mentah WTI untuk kontrak Juni merosot $ 1,54 ke posisi $ 99,74 per barel yang sebelumnya juga telah naik 44 sen ke posisi $ 101,28 pada penutupan Selasa, penutupan dinihari tadi merupakan terendah dalam empat minggu.

Analis Vibiz Research melihat pergerakan harga minyak mentah AS pada hari ini kembali tertekan oleh ekspor dari Libya dimana pelabuhan minyak Zueitina Libya akan memuat tanker pertama minyak mentah pada tanggal 1-3 Mei setelah ditutup selama hampir 10 bulan, akan bergerak dalam kisaran 101,50 – 97,60 USD/barel.