PT Bestprofit Medan

^N225 14283.72-112.32 – -0.78% ^FTSE 6725.82+4.48 – +0.07% ^HSI 22775.971-30.609 – -0.13% ^KS11 2042.32-5.82 – -0.28% ^IXIC 3940.129-3.232 – -0.08% ^JKSE 4555.492-35.046 – -0.76% ^JKLQ45 764.511-8.308 – -1.08% CLK12.NYM N/A – N/A PAL 1.07+0.0015 – +0.16% PLG 2.00-0.02 – -1.74% COCO 2.64-0.025 – -1.00% GCJ12.CMX N/A – N/A WP Stock Ticker




 

Nasib Ponsel BM Saat Aturan IMEI Diberlakukan

Foto: Dok OPPO

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Pemerintah masih menggodok peraturan menteri soal validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI). Pun begitu nasib ponsel black market (BM) maupun yang dibeli dari luar negeri sudah diketahui ketika aturan tersebut diberlakukan.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) lewat akun Instagramnya memaparkan beberapa hal terkait regulasi kontrol IMEI. Peraturan ini dipastikan akan berlaku 17 Agustus mendatang.

Upaya ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk dalam negeri. Selain itu melindungi industri ponsel di Tanah Air. Nantinya pemerintah akan mensinkronkan data base IMEI dan SIM Card. BEST PROFIT

Apple Berencana Singkirkan Butterfly Keyboard

Ilustrasi MacBook. Foto: (Foto: REUTERS/Andrew Kelly)

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Apple disebut-sebut akan menyingkirkan Butterfly Keyboard kontroversial yang digunakannnya pada MacBook sejak 2015.  Informasi ini bersumber dari laporan terbaru analis Ming-Chi Kuo.

Kuo mengatakan, Apple akan kembali menggunakan scissor-switch yang akan ditingkatkan kemampuannya. Menurut laporan Kuo, laptop pertama yang mendapatkan keyboard baru akan menjadi model MacBook Air yang akan keluar tahun ini, diikuti oleh MacBook Pro terbaru pada tahun 2020. BEST PROFIT

Hoax Lama Bersemi Kembali: Pakai WhatsApp Harus Bayar

Di India, kembali muncul hoax lama bahwa pakai WhatsApp harus bayar. (Foto: Photo by Rachit Tank on Unsplash)

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Peristiwa error teranyar pada layanannya bikin WhatsApp jadi korban hoax “gaya lama”, seputar pengguna pesan instan itu takkan lagi bisa menggunakannya secara gratis alias harus bayar. Kembali berseminya hoax tersebut secara spesifik memanfaatkan insiden baru-baru ini ketika layanan WhatsApp terganggu sehingga pengguna kesulitan mengirim dan menerima konten berupa gambar maupun video.

Nah, seperti diwartakan IndianExpress, hoax lama ini bersemi kembali di India lewat bergulirnya broadcast kepada para pengguna WhatsApp bahwa layanan pesan instan itu akan kena banned selama sepekan. Selain menyebut-nyebut satelit, pesan hoax ini pun berusaha dikesankan resmi karena ditutup dengan ucapan “Terima Kasih Google”. BEST PROFIT

Yang jeli tentu saja akan merasa aneh karena WhatsApp dimiliki oleh Facebook sehingga janggal jika nasib mereka diputuskan oleh Google. Ada pula salah ketik sana-sini dalam pesan broadcast hoax tersebut. Selain itu, ada pula pesan broadcast yang menyebut WhatsApp akan dimatikan dari jelang tengah malam sampai dengan pukul 6 pagi di India.

WhatsApp Android Uji Fitur QR Code

Ilustrasi WhatsApp. (Foto: Justin Sullivan/Getty Images)

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Pada bulan Mei lalu, WhatsApp telah mengonfirmasi beberapa fitur baru yang akan dihadirkan pada layanan pesan onlinenya tersebut. Salah satunya fitur QR Code, yang bikin pengguna dapat menambah kontak teman dengan menggunakan kode QR.

Sebelumnya fitur ini pertama kali dilaporkan telah diujicoba untuk perangkat iOS pada tahun lalu bulan November. Kini fitur ini pun mulai dijajal untuk perangkat Android. BEST PROFIT

Dilansir dari WABetainfo, Rabu (3/7/2019), fitur ini hadir pada WhatsApp beta Android versi 2.19.189 dengan menunjukkan bocoran gambar bagaimana tampilan tombol pintasan kode QR nantinya.