PT Bestprofit Medan

Perhatikan, Ini Alasannya Sering Stres Bikin Tubuh Makin ‘Melar’

Bestprofit Futures Medan

Bestprofit Futures Medan

Jakarta, Saat stres, sebisa mungkin segera cari sesuatu yang bisa mengalihkan pikiran Anda. Stres dan depresi bisa berdampak pada berat badan Anda lho.
Salah satu studi pada tahun 2010 yang dipublikasikan dalam American Journal of Public Health menemukan bahwa orang yang sering stres dan depresi lebih mudah mengalami kenaikan berat badan, dibandingkan dengan mereka yang jarang mengalaminya.

“Saat stres, orang kemungkinan besar akan menjadi lebih nyaman dengan makan makanan tinggi lemak dan tinggi kalori,” ungkap Belinda Needham, PhD, dari University of Alabama.Menurut Valeria Mondelli, dosen senior kedokteran psikologi di King College London, kondisi depresi tanpa disadari memengaruhi kondisi hormon seseorang. Hormon tersebut yakni dopamin.

“Dopamin pada otak akan berpindah dan neurotransmitter membawa sinyal di antara neuron pada sistem reward. Sedangkan sistem reward berperan meningkatkan nafsu makan,” imbuh Mondelli.”Dopamin pada otak akan berpindah dan neurotransmitter membawa sinyal di antara neuron pada sistem reward. Sedangkan sistem reward berperan meningkatkan nafsu makan,” imbuh Mondelli.

Ia menambahkan, pada saat stres, hormon kortisol meningkat di tubuh dan menghambat penguraian lemak. Sehingga, kadar lemak pada tubuh tertimbun dan menyebabkan peningkatan berat badan.

Salah satu studi pada tahun 2010 yang dipublikasikan dalam American Journal of Public Health menemukan bahwa orang yang sering stres dan depresi lebih mudah mengalami kenaikan berat badan, dibandingkan dengan mereka yang jarang mengalaminya.

“Saat stres, orang kemungkinan besar akan menjadi lebih nyaman dengan makan makanan tinggi lemak dan tinggi kalori,” ungkap Belinda Needham, PhD, dari University of Alabama.

Menurut Valeria Mondelli, dosen senior kedokteran psikologi di King College London, kondisi depresi tanpa disadari memengaruhi kondisi hormon seseorang. Hormon tersebut yakni dopamin.

“Dopamin pada otak akan berpindah dan neurotransmitter membawa sinyal di antara neuron pada sistem reward. Sedangkan sistem reward berperan meningkatkan nafsu makan,” imbuh Mondelli.

Ia menambahkan, pada saat stres, hormon kortisol meningkat di tubuh dan menghambat penguraian lemak. Sehingga, kadar lemak pada tubuh tertimbun dan menyebabkan peningkatan berat badan. Bestprofit Futures Medan

Sumber oleh : health.detik