PT Bestprofit Medan

Polda Kepri Musnahkan 12 Ton PCC Selama 12 Hari

Kapolda menghidupkan mesin incenerator yang merupakan alat pembakaran yang dioperasikan dengan menggunakan teknologi pembakaran dengan suhu tertentu, sehingga hasil pembakaran berupa debu sangat minim dan hasii pembakaran berupa gas, ramah terhadap lingkungan.

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT– Sebanyak 12 ton serbuk obat-obatan yang diamankan di Pelabuhan Peti Kemas Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri dimusnahkan.

Pemusnahan yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Sam Budigusdian dilakukan di PT Desa Air Cargo, Kawasan Pengelolahan Limbah Industri (KPLI) Kabil.

“Pemusnahan ini dilakukan seiring dengan sudah selesainya penyidikan dan berkas perkara sudah dilimpahkan ke kejaksaan,” kata Irjen Sam Budigusdian. BEST PROFIT

Sam, begitu panggilan akrabnya, mengatakan, pemusnahan barang bukti diperkirakan rampung selama 12 hari, dengan perincian pemusnahan per hari sebanyak 993.624 kilogram.

Pemusnahan dilakukan dengan menggunakan incenerator yang merupakan alat pembakaran yang dioperasikan menggunakan teknologi pembakaran dengan suhu tertentu sehingga hasil pembakaran berupa debu sangat minim dan hasil pembakaran berupa gas ramah terhadap lingkungan.

“Dan untuk keamanan, selama 12 hari itu juga akan diawasi oleh anggota Ditresnarkoba Polda  Kepri hingga selesai,” kata dia. PT BESTPROFIT

Dari kasus ini, Sam mengaku menetapkan enam tersangka, yaitu BN, MA, RS alias  FE, LS, BH, dan ES. Mereka dijerat Pasal 61, Pasal 62, dan Pasal 63 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dan Pasal 197 Undang-Undang  Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Pemilik barang MA dan barang tersebut rencananya akan dikirimkan ke Jakarta,” kata Sam.

Sebanyak 12 ton bahan obat-obatan terlarang tersebut dimuat dalam 480 drum, yang terdiri dari bahan obat Dextromethorphan hydrobromide ph, Trihexyphenidil hydrocloride bp, Carisoprodol, Diazepam, dan Sertraline. PT BEST PROFIT