PT Bestprofit Medan

Pro-Kontra Reaksi ‘Artis DPR’ Soal Wacana Pengetatan Syarat Caleg Selebriti

PT Bestprofit Futures Medan

PT Bestprofit Futures Medan

– Jakarta – Pemilu 2019 nanti akan lebih ketat dibandingkan pemilu sebelumnya. Diwacanakan, di Pemilu Legislatif 2019 nanti tak sembarangan selebriti atau artis yang bisa maju ke kontestasi karena ada seleksi terkait keikutsertaan sang kandidat di partai politik sebelum dicalonkan.

Wacana draft RUU Pemilu tersebut rupanya menimbulkan berbagai reaksi dari kalangan artis hingga politisi Senayan. Berikut tanggapan dan komentar para publik figur yang saat ini telah beralih profesi sebagai legislator DPR seperti dirangkum detikcom, Rabu (24/8/2016).

1. Tantowi Yahya

Rencana pemerintah memperberat syarat seorang artis menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat dengan alasan kinerja mendapat kritikan sejumlah politisi di Senayan. Tantowi Yahya, yang lama bergelut di dunia keartisan sebelum menjadi politisi keberatan dengan syarat tersebut.

Apalagi alasan diperberatnya syarat adalah kinerja seorang artis yang menjadi anggot DPR dinilai kurang bagus dibanding politisi lainnya. Menurut Tantowi, dikotomi artis dan non artis sebagai dasar penilaian kinerja anggota DPR bukan pikiran yang bijak.

“Melakukan dikotomi artis atau pesohor dengan non artis alias pesohor sebagai dasar penilaian kinerja anggota dewan jelas bukan merupakan pemikiran bijak dan cerdas,” kata Tantowi kepada wartawan di Jakarta, Senin (22/8).

Tantowi juga keberatan dan memprotes sebuah pernyataan yang mengistilahkan banyaknya artis maju sebagai calon legislatif dengan sebutan ‘pasar hewan’.

“Saya keberatan dan protes dengan istilah pasar hewan. Pernyataan itu jelas melecehkan parpol-parpol yang mengajukan caleg-caleg tersebut,” kata politisi Partai Golongan Karya itu.

2. Eko Patrio

Politisi PAN Eko Hendro Purnomo atau yang dikenal dengan Eko Patrio ikut memberikan reaksi atas RUU tersebut. Walau setuju dengan adanya pembatasan tersebut, dia menggarisbawahi supaya aturan ini jangan sampai terkesan mendeskreditkan pekerja seni saja. Dia meminta agar aturan ini berlaku general.

“Ini kan diskriminatif, kalau mau menyeluruh bahwa siapapun juga yang mau jadi anggota DPR/DPRD, enggak kilat tapi mendapat surat. Itu berlaku semuanya, dilampirkan surat keterangan dari partai tersebut,” ujar Eko saat berbincang, Senin (22/8).  Read more PT Bestprofit Futures Medan

Sumber oleh : news.detik.com