PT Bestprofit Medan

Puluhan kali BBM naik, ada interpelasi?

Best profit Futures7Best Profit Futures, Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku heran dengan wacana penggunaan hak interpelasi yang dilontarkan kubu Koalisi Merah Putih (KMP) di DPR. Menurut Jokowi, hak interpelasi itu tak pernah digunakan ketika pemerintahan sebelumnya menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Berapa puluh kali kita naikkan (harga) BBM, apa pernah yang namanya interpelasi itu?” ujar Jokowi di Istana Bogor, hari ini.

Wartawan pun terdiam menanggapi pernyataan Jokowi itu. “Apa pernah? Saya tanya apa pernah interpelasi itu?” ucap Jokowi, lalu tertawa.

KMP mulai gencar menyuarakan penggunaan hak interpelasi terkait kenaikan harga BBM bersubsidi. KMP menilai kenaikan harga BBM bersubsidi sebesar Rp 2.000 per liter tidak tepat dan bahkan sulit diterima akal sehat. Pasalnya, harga BBM dinaikkan ketika harga minyak di pasar internasional turun.

Hingga Minggu, setidaknya ada lima fraksi yang sudah berkomitmen untuk mendukung usulan penggunaan hak interpelasi. Kelima fraksi itu merupakan partai non-pemerintah, yakni Fraksi Partai Golkar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Amanat Nasional, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, dan Fraksi Partai Demokrat.

Dana alokasi BBM
Setidaknya, ada enam sektor utama yang dijanjikan oleh Presiden Jokowi untuk menggunakan dana itu. Seperti disektor kesehatan, yang dikatakan oleh presiden sebagai pelayanan gratis.

Sektor pendidikan, dengan target juga untuk meningkatkan kesejahteraan pendidik. Pertanian, Presiden Jokowi menjanjikan swasembada pangan. Tentu cakupannya sangat luas. Indonesia tercatat pernah swasembada beras pada 1983 era Presiden Soeharto.

Alokasi dana subsidi BBM yang dicabut ini, juga untuk pembangunan desa, termasuk warganya. Sektor lapangan kerja, Presiden Jokowi menjanjikan 10 juta lapangan kerja. Sementara sektor transportasi, Presiden Jokowi menjanjikan tol laut dan kereta double track.

Berikut enam point alokasi dana subsidi BBM yang dijanjikan Presiden Jokowi, yang dikutip dari laman facebook pribadinya:

Dengan menghemat subsidi BBM sebesar 148 Triliun Rupiah, Masyarakat Indonesia akan dapat menikmati:

Pelayanan dan perawatan medis gratis dengan program Kartu Indonesia Sehat

Pendidikan bermutu tinggi dengan peningkatan kesejahteraan pendidik sebagai komponen program Kartu Indonesia Pintar.

Sektor pertanian yang sanggup membawa Indonesia menjadi negara swasembada pangan.

Program Dana Desa yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian desa serta warga-warganya.

Berkurangnya pengangguran dengan diciptakannya hingga 10 juta lapangan kerja baru.

Infrastruktur seperti tol laut dan kereta api double track untuk memfasilitasi transportasi antar pulau.

Sumber : waspada.co.id