PT Bestprofit Medan

Sukacita Natal – “Hari ini telah lahir bagimu juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan” (Lukas 2:11)

PT Best pftBulan Desember telah tiba. Ini merupakan bulan yang sangat sibuk bagi umat Kristiani. Bulan yang ditunggu-tunggu karena memiliki momen dan arti yang luar biasa. Bulan ini sering disebut dengan bulan Natal. Bulan Natal diperingati sebagai Hari Kelahiran Yesus Kristus. Tapi pernahkah pertanyaan ini muncul di hati kita “benarkah Yesus Lahir pada tanggal 25 Desember?” Jawaban nya adalah tidak. Setelah menerima jawaban ini kita pasti bertanya apa yang mendasari dipilih tanggal 25 Desember sebagai hari peringatan Kelahiran Yesus?

Penjelasan singkat nya adalah pada zaman kelahiran Yesus, merayakan ulangtahun adalah kebiasaan dari orang kafir. Gereja Roma mulai merayakan Natal pada akhir abad ke-4 yakni 25 Desember. Tanggal itu sengaja dipilih untuk menggantikan peringatan hari besar kaum kafir yang jatuh pada tanggal 25 Desember yang mereka sebut dengan hari dewa matahari. Umat Kristen memakai tanggal itu bukan untuk mengikuti tradisi kafir tetapi untuk mengenalkan pada kaum kafir bahwa Yesus lah sang pencipta matahari yang mereka sembah.

Ini merupakan sejarah singkat dari Natal yang selalu kita peringati. Jadi pada dasar nya peringatan kelahiran Yesus ini, bukan hanya untuk memperingati hari kelahiran Yesus Kristus dalam arti biologis tapi juga memperingati kelahiran Yesus di dalam hati manusia untuk menggantikan dewa-dewa yang sebelum nya disembah sebelum mengenal Yesus Kristus.

Ada banyak persiapan yang yang dilakukan oleh umat kristiani untuk menyambut hari Natal yang jatuh pada tanggal 25 Desember yang diartikan sebagai hari kelahiran Yesus Kristus ke dunia. Menjelang bulan Desember biasa nya Gereja-Gereja telah membuat berbagai kegiatan yang akan ditampilkan pada Malam Natal. Mulai dari paduan suara, tari-tarian, drama, fragmen, liturgi ayat Alkitab dan masih banyak kegiatan lain nya. Selain itu kegiatan social pun banyak dilakukan berupa memberikan bantuan kepada orang-orang yang kurang mampu agar dapat merayakan dan merasakan indah nya bulan Natal.

Memasuki bulan Desember banyak atribut Natal yang telah didirikan dan dipasang. Dimulai dari menghias Gereja & rumah dengan segala pernak-pernik nya. Salah satu nya mendirikan pohon Natal dengan berbagai model dan warna yang dihiasi dengan berbagai macam hiasan pohon Natal. Kita juga telah sibuk mempersiapkan baju dan aksesoris yang akan kita kenakan untuk menghadiri perayaan Natal. Semua persiapan ini tidak hanya dilakukan oleh orag dewasa, anak-anak pun ikut serta. Kadang kesibukan persiapan Natal yang berbentuk duniawi ini menjadi prioritas utama.  Dan melupakan kerohanian kita yang pada dasar nya adalah hal utama.

Bulan Natal merupakan suatu momen bagi keluarga-keluarga umat Kristiani untuk dapat kumpul bersama keluarga yang sudah tidak hidup dalam satu rumah, seperti terpisah karena tuntutan pekerjaan, sekolah atau sudah menikah. Kesempatan ini digunakan untuk saling memaafkan, menghilangkan dendam, membersihkan hati untuk menyiapkan tempat Yesus di hati. Inilah sebenarnya makna Natal yang sesungguhnya. Bukan untuk memamerkan apa yang kita pakai dan semahal apa pernak pernik Natal yang telah kita persiapkan untuk menyambut kelahiran Yesus, tapi sebesar dan setulus apa ruangan dalam hati kita yang telah kita persiapkan untuk menyambut kelahiran nya. Karena perayaan Natal yang sesungguh nya adalah merayakan kelahiran nya dihati kita. Semoga kita dapat memaknai Bulan Suci ini dengan sikap dan perubahan diri yang lebih baik.

Salam Damai

Selamat Menyambut Hari Natal…..

Tuhan Yesus Memberkati