PT Bestprofit Medan

Surplus Neraca Perdagangan Tidak Mampu Dongkrak Pasar Obligasi Rupiah

best3Angka Neraca Perdagangan Indonesia bulan Maret yang keluar hari ini adalah surplus $ 0.67 miliar, sedangkan angka CPI per bulan April adalah -0.02%, per tahun adalah 7.25% dan core CPI per tahun adalah 4.66%.
Angka yang lunak, dan Neraca Perdagangan surplus , positif untuk Rupiah. Namun demikian, hal itu gagal untuk menggairahkan pasar obligasi, terlihat dari sangat sepinya perdagangan hari ini. Hanya sedikit transaksi yang terlihat terjadi, misalnya FR70 ditawarkan dengan harga 103.25, FR68 ditawarkan dengan harga 98.75, dan SR05 dengan harga 97.40. Harga hanya berubah sedikit dari kemarin, namun hanya sedikit berubah positif.

Obligasi Indon diperdagangkan leblih tinggi hari ini sejalan dengan US Treasury yang rally. Indon24 terakhir diperdagangkan meningkat menjadi 109.375 dan Indon44 terakhir diperdagangkan dengan harga 112.875. Spread berkisar antara 3-5 bps lebih ketat juga. Malam ini akan ada data NFP dan data tingkat pengangguran di Amerika.

Yield indikatif:

Obligasi / Yield Terkini

SPN (1 th) 6.50%

FR60 (3 th) 7.28%

FR69 (5 th) 7.63%

FR70 (10 th) 7.93%

FR71 (15 th) 8.40%

FR68 (20 th) 8.52%

Indon24 4.66%, spread T+205

Indon44 5.83%, spread T+241

Indo CDS dalam kisaran harga 170/175. Yield US Treasury tenor 10 tahun adalah 2.63%.

PT.BESTPROFIT FUTURES MEDAN

Sumber : Vibiznews.com