PT Bestprofit Medan

Tag Archives: Bestpro

Reptil Purba Ini Diberi Nama “Terkubur Banjir”

ilustrasi Diluvicursor pickeringi

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Fosil dinosaurus kembali ditemukan. Kali ini, fosil yang ditemukan cukup unik karena hanya seukuran kalkun.

Uniknya lagi, dinosaurus ini diklaim belum pernah ditemukan sebelumnya. Usia fosil ini diperkirakan 113 juta tahun dan merupakan hewan pemakan tumbuhan.

Fosil yang diberi nama Diluvicursor pickeringi tersebut menunjukkan betapa beragamnya dinosaurus herbivora berkaki dua atau yang sering disebut ornithopoda. Selain itu, fosil ini juga memberitahu kita tentang dinosaurus apa saja yang tinggal di antara Australia dan Antartika.

Dropbox Dikabarkan Ajukan Dokumen IPO

Ikon Dropbox

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Perusahaan file-sharing Dropbox Inc., dikabarkan tengah mengajukan initial public offering (IPO) atau pengajuan saham umum perdana di Amerika Serikat (AS) secara confidential. Dropbox ditargetkan resmi IPO pada paruh pertama 2018

Listing saham Dropbox ke bursa saham dikutip Bloomberg, dipimpin oleh dua perusahaan perbankan dan keuangan AS, Goldman Sachs Group dan JP Morgan Chase & Co. Belum ada tanggapan dari mereka soal kabar IPO Dropbox ini.

Meski Kalah, 3 Pemain Timnas Indonesia Ini Tampil Menonjol

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

PT BESTPROFIT FUTURES – Jakarta – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Islandia pada uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Minggu . Tanpa ampun anak asuh Heimir Hallgrimsson itu menghajar Indonesia 4-1.

null

Padahal, sempat ada rasa optimistis karena Timnas Indonesia unggul lebih dulu. Kesalahan kiper Runar Runarsson di menit ke-29 sukses dimanfaatkan Ilham Udin Armaiyn. Pemain Selangor FA itu berada dalam posisi yang tepat untuk menyambut bola.

Sayang, keunggulan Indonesia tak bertahan hingga babak pertama berakhir. Pasalnya, Albert Gudmundsson yang masuk di menit ke-27 sukses menyamakan skor di menit ke-45+2. Di babak kedua, Islandia semakin menggila.

Mereka sukses mencetak tiga gol tambahan ke gawang tim Merah Putih pada 45 menit kedua. Tiga gol itu dicetak Arnor Smarason di menit ke-59 dan Gudmundsson ke-66, ke-72. Islandia pun menutup laga dengan kemenangan 4-1. – PT BESTPROFIT

Meski kalah telak, setidaknya ada beberapa pelajaran penting yang bisa dipetik Timnas Indonesia. Bahkan, melawan tim sekelas Islandia, Indonesia bisa unggul dalam penguasaan bola. Selain itu, setidaknya ada tiga pemain Indonesia yang layak mendapatkan kredit atas penampilannya.

1. Andritany Ardhiyasa
Status sebagai kiper utama Indonesia saat ini memang layak disematkan kepada Andritany. Selama beberapa tahun terakhir, kehebatannya sudah dibuktikan saat ia membela Persija.

Di Liga 1 2017, ia menjadi kiper yang paling sedikit kebobolan, yakni hanya 24 gol. Kehebatannya pun kembali dibuktikan saat berseragam Indonesia pada laga melawan Islandia. Meski kebobolan empat gol, penampilannya cukup memukau. – BEST PROFIT

Mahalnya Ongkos Politik

Ilustrasi rupiah

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Politik butuh biaya tinggi. Sudah menjadi rahasia umum bahwa peserta pemilu harus menyiapkan dana tak sedikit untuk maju menjadi kepala daerah, anggota legislatif, ataupun presiden.

Kementerian Dalam Negeri menyebutkan, calon bupati atau wali kota butuh dana Rp 20 hingga Rp 100 miliar untuk memenangi Pilkada.

Contohnya, pada Pilkada DKI Jakarta 2012, pasangan Fauzi Bowo dan Nara mengeluarkan dana kampanye sebesar Rp 62,6 miliar. Sementara, pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Poernama mengeluarkan dana Rp 16,1 miliar.

Angka itu naik siginifikan pada Pilkada DKI 2017. Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menghabiskan dana kampanye sebesar Rp 85,4 miliar. Sedangkan pasangan Basuki Tjahaja Poernama dan Djarot Saiful Hidayat sebesar Rp 82,6 miliar.

Anggota Divisi Korupsi Politik ICW Almas Sjrafina mengatakan, tahapan kampanye yang paling menguras dana peserta pemilu.

“Walau sudah diberi subsidi APBD, tapi laporan kampanye kandidat ke KPU ternyata tidak memberi dampak. Dana kampanye tetap mahal,” kata Almas.

Setidaknya, ada lima tahapan pemilu yang dianggap membutuhkan modal besar.

Pertama, untuk menarik perhatian publik, partai atau bakal calon yang akan berlaga dalam pemilu membuat baliho hingga melakukan survei.

Kedua, calon tersebut juga harus menarik perhatian partai politik dengan menyerahkan “mahar”.

Partai politik mematok harga masing-masing.

Almas mencontohkan, pengalaman Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti.

Nyalla mengaku diminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyerahkan uang sebesar Rp 40 miliar. BEST PROFIT

Nyalla menolak dan itu membuat Prabowo marah. Gerindra pun membatalkan pencalonan Nyalla sebagai calon Gubernur Jawa Timur.

“Ini menandakan bahwa parpol tidak menjadikan Pilkada sebagai ajang memajukan kadernya dalam menjalankan visi misi politik, tapi justru cari pendanaan,” kata Almas.

Ketiga, sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, saat kampanye merupakan tahapan termahal. Dalam Pasal 74 ayat 5 Undang-undang Pilkada, disebutkan bahwa sumbangan dana kampanye perseorangan paling banyak Rp 75 juta dan dari badan hukum swasta paling banyak Rp 750 juta.

Meski politik uang dilarang, masing-masing calon boleh membagi-bagikan barang ke masyarakat dengan nilai tidak lebih dari Rp 25.000.

“Ini membuat kandidat berlomba-lomba mengumpulkan dana kampanye yang tinggi,” kata Almas.

Tahapan yang juga menguras kantong adalah pendanaan saksi saat pemungutan suara.

Di Jawa Barat, kata Almas, ada calon yang butuh dana Rp 20 miliar hanya untuk dana saksi.

Terakhir, persiapan dan pengawalan sengketa. Kasus yang menyeret mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar menjadi contoh sempurna bagaimana pada tahapan ini para kandidat rela mengeluarkan banyak uang.

Ada potensi upaya para peserta pemilu memengaruhi keputusan hakim atas sengketa pemilu dengan melakukan suap.

Dengan banyaknya perkiraan dana yang harus dikeluarkan, para kepala daerah tentunya mengembalikan modal politik. Sementara, gaji dan tunjangan kepala dawrah misalnya, diyakini tidak akan menutupi jumlah tersebut.  PT BESTPROFIT

Hal ini yang menjadi celah penyimpangan dan korupsi.

“Nantinya akan berdampak pada saat terpilih, bagaimana dia kembalikan modal atau utang politik kalau bukan dengan korupsi, jual beli jabatan, main proyek,” jata Almas.

Mahar politik

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, mahar politik bukan menjadi sesuatu yang tabu, tetapi sulit dibuktikan.

Ia mengatakan, beberapa calon kepala daerah mengaku ada sejumlah dana yang cukup besar yang diminta partai politik agar bisa meminang calon tersebut.

“Saat itu bargaining position partai sangat tinggi. Konsekuensiny,a siapa yang bisa dapatkan tiket dari saya adalah yang bisa sepakat jumlah uang yang sama dan punya kepentingan yang sama,” ujar Yunarto.

Biasanya, kata Yunarto, mahar diberikan dalam bentuk tunai agar tidak terlacak.

Supaya bentuk fisiknya tidak mencolok, kerap diberikan juga dalam bentuk mata uang asing. Bahkan, ia menganggap jumlah mahar bisa lebih besar dari dana kampanye.

Untuk Pilkada 2018, dengan 171 daerah yang akan melakukan pemilihan serentak, Yunarto menyebutkan, mahar politik naik berkali-kali lipat. Apalagi, bagi partai yang mengusung calon kepala daerah di menit-menit terakhir pendaftaran.

“Saya merasakan dan apa yang saya dengar jumlah mahar 2018 bukan hnnya paling besar, tapi saya lihat ada kenaikan berkali-kali lipat. Itu yang saya dengar, ya,” kata Yunarto.

Selain mahar, politik uang juga menjadi hal yang selalu membayangi di setiap kontestasi politik.

Bahkan, politik uang sudah dianggap sebagai hal yang lumrah di dunia politik. Masyarakat menganggap bahwa setiap pemilihan merupakan ajang bagi-bagi uang, sembako, ataupun sekadar atribut partai.

“Sama kayak tidak sadar pelaku korupsi. Nyogok polisi saat ditilang, itu sudah korupsi. Bikin SIM nembak, itu dianggap sudah tradisi,” kata Yunarto. PT BEST PROFIT