PT Bestprofit Medan

Tag Archives: Bestprofit Futures

Viral ‘Indonesia Terserah’, Sudah Melakukan Apa untuk Tangkal Corona?

Kemenhub membuka kembali layanan penerbangan domestik dengan penumpang bersyarat. Bandara tersibuk di Indonesia, Soekarno Hatta kembali beroperasi.
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT – Ungkapan ‘Indonesia Terserah’ meramaikan dunia media sosial beberapa waktu lalu. Tak hanya hastag, postingan yang menggunakan ungkapan tersebut kebanyakan melontarkan komentar rasa kecewa terhadap penanganan untuk mencegah penyebaran virus Corona di Indonesia.

Psikolog klinis dari Personal Growth Veronica Adesla mengatakan sebaiknya hal ini dimaknai dari segi positifnya. Menurutnya, ungkapan ‘Indonesia Terserah’ ini sebagai ajakan untuk saling melakukan refleksi diri. PT BEST PROFIT

“Jadikan ini sebagai ajakan untuk merefleksi diri, apakah kontribusi yang sudah dan sedang dilakukan sebagai bentuk ke-kooperatifan dalam menghentikan pandemi covid-19? Dan apakah ada sikap dan perilaku yang harus diubah karena menunjukkan ketidak-kooperatifan dan empati dalam bersama-sama menghadapi situasi ini,” jelasnya pada detikcom, Senin (18/5/2020). BPF

Selain itu, Veronica juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga pikiran selama pandemi ini agar tetap jernih dan objektif dalam menilai serta menyikapi suatu persoalan. Ini untuk menjaga seseorang tetap waras dan sehat mental. BESTPRO

“Jangan sampai muncul tindakan fatalistik yang justru menggerakkan masyarakat bukan untuk ikut berkontribusi dan membantu menghentikan COVID-19. Malah kita sendiri yang tidak berkontribusi,” katanya. BEST PROFIT FUTURES

Veronica juga mengatakan, bisa saja tanpa disadari tindakan yang dilakukan malah berdampak mendorong seseorang tidak berkontribusi dan membuat keadaan pandemi ini semakin memburuk. PT BEST PROFIT FUTURES

Virus Corona Kemungkinan Besar Berasal dari Kelelawar Asia

Two black flying-foxes Pteropus alecto hanging in a tree, Kakadu National Park, Northern territory, Australia
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT – Menurut sebuah studi baru yang dilakukan oleh University of Hong Kong,virus Corona baru yang memicu pandemi COVID-19 kemungkinan berasal dari kelelawar yang ditemukan di Asia.

Dikutip dari South China Morning Post, departemen mikrobiologi Universitas Hong Kong menciptakan sekelompok sel yang menyerupai usus kelelawar tapal kuda Cina, spesies yang ditemukan di Cina, India, Nepal, dan Vietnam. Para peneliti berhasil menginfeksi struktur sel dengan virus Corona, yang dikenal sebagai SARS-CoV-2. BPF

Penelitian sebelumnya telah menemukan spesies kelelawar membawa virus seperti yang menyebabkan sindrom pernapasan akut yang parah (SARS) dan yang mirip dengan SARS-CoV-2. PT BEST PROFIT

“Temuan ini, yang diambil bersamaan, menandakan bahwa kelelawar tapal kuda China mungkin benar-benar inang asli SARA-CoV-2,” kata ahli mikrobiologi Dr Yuen Kwok-yung. BESTPRO

Studi yang juga dipimpin oleh Asisten Profesor Jane Zhou Jie, diterbitkan dalam jurnal internasional Nature Medicine pada hari Rabu. Tetapi Yuen mengatakan penelitian lebih lanjut perlu dilakukan di alam liar untuk mengkonfirmasi asal virus. BEST PROFIT FUTURES

Studi ini dilakukan pada spesies kelelawar karena diketahui sebagai pembawa banyak virus Corona terkait. Spesies ini juga diyakini sebagai inang alami virus yang memicu Sars pada tahun 2003, meskipun tidak ada bukti langsung yang dapat ditemukan. Mungkin karena faktor kesulitan mengakses hewan di alam liar. PT BESTPRO

Studi terbaru mengaitkan keberhasilannya dengan mereplikasi struktur usus kelelawar di lingkungan laboratorium. Asal mula virus Corona telah memicu pergolakan diplomatik antara Amerika Serikat dan Cina. Washington menyalahkan Beijing atas wabah itu, bahkan menyatakan telah menciptakan patogen di laboratorium. BESTPROFIT

Menanggapi hal itu, juru bicara kementerian luar negeri Zhao Lijian mengatakan virus itu mungkin terkait dengan partisipasi Angkatan Darat AS dalam Permainan Dunia Militer yang diadakan di Wuhan, Provinsi Hubei, pada bulan Oktober. PT BEST PROFIT FUTURES

Saran Dokter Bila Ingin Salat Berjemaah di Mesjid Saat Pandemi Corona

Umat Islam melaksanakan shalat Isya berjamaah di Masjid At-Taufiq, Jambi, Kamis (23/4/2020) malam. Sejumlah masjid di daerah itu terpantau tidak menggelar shalat Tarawih pada awal Ramadhan 1441 Hijriah. ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/aww.
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT – Sebanyak 28 orang di Tambora, Jakarta Barat, berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Penyebabnya, mereka mengikuti salat Tarawih dipimpin imam musala yang sehari sebelumnya telah dinyatakan positif virus Corona COVID-19.
“Iya (28 jemaah berstatus ODP),” jelas Camat Tambora Bambang Sutama saat dihubungi detikcom, Rabu (13/5/2020). PT BEST PROFIT
Menanggapi hal ini, dr Heri Munajib dari Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) mengatakan di tengah pendemi Corona seperti ini sebaiknya beribadah di rumah saja untuk mencegah terjadinya penyebaran virus Corona. Namun jika tetap memaksa untuk melakukan salat berjemaah di masjid, ada beberapa hal yang harus dipatuhi. BPF
“Kalau memang itu masjidnya besar, beberapa masyarakat tertentu yang boleh melaksanakan salat di tempat itu adalah orang yang tinggal di sekitar masjid itu, di mana tidak ada riwayat perjalanan ke luar kota atau dalam kondisi fit,” kata dr Heri kepada detikcom, Rabu (13/5/2020). BESTPRO
“Kalau dia batuk, pilek sudah langsung tidak usah salat di di masjid,” lanjutnya. BEST PROFIT FUTURES
dr Heri juga menegaskan penggunaan masker, menjaga kebersihan tangan, dan tetap menjaga jarak tetap harus diperhatikan selama menjalani salat berjemaah di masjid. Menurutnya, masyarakat tidak perlu khawatir pahala akan berkurang apabila mengenakan masker saat melaksanakan salat. PT BESTPRO“Dalam segi agama menggunakan masker pada saat salat itu masih diperbolehkan. Karena sekarang sedang (keadaan) darurat, maka diperbolehkan dan tidak mengurangi khusyuk atau pahala salat,” ujarnya. BESTPROFIT

Namun, sekali lagi dr Heri mengimbau masyarakat sebaiknya untuk saat ini lebih memilih beribadah di rumah demi menjaga kesehatan bersama serta mencegah penyebaran virus Corona. PT BEST PROFIT

“Kalau kita sehat, ibadah nggak ada masalah. Tapi kalau kita sakit kan ibadah juga jadi masalah karena merepotkan yang lain,” tuturnya. PT BEST PROFIT FUTURES

Nikah Tertunda Akibat Lockdown, Pasangan Kekasih India Bunuh Diri

Wedding in the mountains Mangup in Crimea

 

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT – Sepasang kekasih di negara bagian Telangana, India, nekat bunuh diri diduga karena tertekan akibat rencana pernikahan mereka yang tertunda. Alasannya karena ada penguncian wilayah atau lockdown untuk menekan penyebaran virus Corona COVID-19.

Dilansir dari laman Gulf News, jasad pasangan kekasih bernama Pendur Ganesh (22) dan Soyam Seethabai (20) ditemukan tergeletak di sebuah sawah di Telangana. Keduanya diduga menenggak cairan pembasmi hama. BESTPRO

Menurut laporan kepolisian setempat, Ganesh yang bekerja sebagai petani sudah menjalin hubungan dengan Soyam selama beberapa tahun. Keduanya memutuskan untuk bertunangan beberapa bulan lalu dan menjadwalkan pernikahan mereka pada April. PT BEST PROFIT

Akan tetapi, keluarga keduanya memutuskan menunda pernikahan karena pemberlakuan lockdown. Mereka dilaporkan kecewa dan tertekan dengan keputusan tersebut. PT BESTPRO

“Kedua keluarga mengatakan kedua pasangan itu mengambil langkah nekat akibat penundaan pernikahan tersebut. Jasad mereka ditemukan di sawah. Kami membawa jenazahnya ke Rumah Sakit Umum di Utnoor untuk proses autopsi,” ujar polisi tersebut. BPF

Penerapan lockdown di Telangana sejak 22 Maret membuat jadwal pernikahan banyak pasangan menjadi tertunda. Pemerintah India sudah membatasi jumlah tamu yang boleh hadir dalam sebuah resepsi atau kegiatan pemakaman. PT BEST PROFIT FUTURES