PT Bestprofit Medan

Tag Archives: Bestprofit

Kemenkes: Tidak Ada Virus Corona di Indonesia

Sesditjen P2P Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), Achmad Yurianto (Foto: Agus Dwi Nugroho / 20detik)
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Wabah virus corona baru (2019-nCoV) dari Wuhan meluas, kekhawatiran bakal masuk ke Indonesia membuat banyak pihak ketakutan. Apalagi saat bermunculkan ‘suspek’ pasien dirawat di sejumlah rumah sakit.

Beberapa di antaranya telah terkonfirmasi negatif, dalam arti bebas dari infeksi corona. Umumnya hanya infeksi saluran pernapasan biasa, tidak terkait dengan nCoV. Seperti apa kondisi sebenarnya? BESTPRO

“Spesimen dari penderita yang dalam tanda petik diisukan sebagai ‘suspek’ itu seluruhnya negatif. Artinya samapai saat ini kita tidak mendapatkan kasus konfirmasi positif novel coronavirus di Indonesia,” tegas Sekretaris Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Sesditjen P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI), Achmad Yurianto. PT BEST PROFIT

Namun menurut dr Yuri, demikian sapaan akrabnya, kondisi itu tidak serta merta bisa diartikan aman. Kewaspadaan tetap ditingkatkan, antara lain dengan mengetatkan pengawasan di pintu-pintu masuk negara. PT BESTPRO

Di bandara dan pelabuhan, Kementerian Kesehatan menerapkan SOP (Standard Operational Procedure) untuk mendeteksi orang sakit. Petugas disiagakan untuk memantau gejala infeksi yang ditandai dengan kenaikan suhu tubuh. BPF

“Inilah kemudian kita pasang thermal scan,” terang dr Yuri. PT BEST PROFIT FUTURES

 

Virus Corona Lolos Thermal Scanner? Tenang, Begini Memantaunya

Thermal scanner disiagakan di bandara untuk mencegah masuknya virus corona (Foto: AP Photo)
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT – Kasus penyebaran virus corona yang bersumber dari Wuhan, China, telah menjangkit beberapa negara lain. Untuk mengawasi penyebaran, Kementerian Kesehatan dalam hal ini Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), memasang thermal scanner untuk mengecek para pendatang.Namun bagaimana jika para pendatang yang baru berkunjung dari daerah terjangkit belum menunjukkan gejala seperti demam sehingga tidak terdeteksi thermal scanner ? BESTPRO

Dijelaskan oleh Ketua KKP Kelas I Soekarno Hatta, dr Anas Ma’ruf, semua yang datang dari negara terinfeksi akan diberikan Health Alert Card atau Kartu Kewaspadaan Kesehatan dan dibagikan di dalam pesawat dan diisi sebelum mendarat. PT BEST PROFIT

“Jadi kartu kewaspadaan kesehatan disimpan oleh penumpang selama 14 hari. Dalam waktu tersebut bila ada sakit seperti batuk, pilek, sesak, maka orang tersebut datang ke pelayanan kesehatan,” kata dr Anas saat dihubungi detikcom, Senin (27/1/2020). PT BESTPRO

“Lolos thermal scanner mekanismenya selama 14 hari misal di hari ke-3, ke-4, atau ke-7 timbul gejala, maka disarankan untuk mendatangi fasilitas kesehatan terdekat,” ujarnya, BEST PROFIT FUTURES

Nantinya, klinik, puskesmas, dan rumah sakit baik milik pemerintah atau swasta yang didatangi oleh pemilik kartu akan langsung bisa mengenali sehingga dapat memberi pelayanan dan penanganan sesuai dengan standar operasi. Apabila dicurigai suspek, maka pasien akan dirujuk ke rumah sakit yang khusus menangani kasus virus corona. BPF

Di Health Alert Card ada informasi penumpang yang bersangkutan termasuk informasi penerbangan, apakah ada gejala yang dialami dan rencana perjalanan serta apakah ada riwayat pernah mengunjungi kota-kota tertentu yang timbul wabah virus corona. BEST PROFIT

“(Pemberian health alert card) Sudah berlaku di semua daerah, terkhusus 19 daerah yang diwaspadai,” pungkasnya PT BEST PROFIT FUTURES

Naik dan Turun Tangga, Olahraga Sederhana yang Bermanfaat untuk Kesehatan

Naik dan turun tangga, olahraga sederhana yang baik untuk kesehatan. (Foto: thinkstock)
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT – Olahraga bisa dilakukan di mana dan kapan saja, tanpa perlu pergi ke pusat kebugaran. Sebab banyak sekali jenis olahraga yang bisa kamu lakukan, salah satunya adalah dengan naik-turun tangga.Naik-turun tangga bisa menjadi latihan yang cukup efektif untuk membangun kekuatan, otot, dan meningkatkan keseimbangan kamu lho. Bahkan jika kamu mempunyai target untuk menurunkan berat badan, olahraga sederhana ini bisa membakar cukup banyak kalori dan juga mengencangkan otot. BESTPRODikutip dari Times of India, ini adalah 4 manfaat kesehatan dari latihan naik-turun tangga. PT BESTPRO1. Mengencangkan otot
Banyak otot yang akan terlibat dalam latihan naik-turun tangga, ini jauh lebih baik dibandingkan hanya dengan jalan, jogging ataupun berlari di medan datar. PT BEST PROFIT

Ketika kamu bergerak di tanah yang datar, pembentukan otot hanya terjadi di kaki saja. Sedangkan dengan naik-turun tangga, otot akan terasa kencang di bagian glutes (otot bokong dan pinggul), paha depan dan juga belakang. BPF

2. Meningkatkan keseimbangan dan stamina
Saat naik-turun tangga, otot-otot akan bekerja untuk menstabilkan kaki, pergelangan kaki, dan tendon peroneal (urat yang menghubungkan otot dan tulang) kamu agar tetap seimbang. Apalagi kalau melakukan aktivitas ini setiap hari, stamina kamu akan menjadi lebih baik. PT BEST PROFIT

3. Mengelola tekanan darah
Naik-turun tangga baik untuk kesehatan jantung dan mengatur tingkat tekanan darah. BEST PROFIT FUTURES

4. Baik untuk kesehatan mental
Saat darah terpompa, adrenalin dalam dirimu juga akan ikut naik dan itu baik untuk meningkatkan suasana hati. Hal ini tentu bermanfaat untuk mengurangi stres dan kecemasan. PT BEST PROFIT FUTURES

Studi: Risiko Penyakit Jantung Bisa Diukur Melalui Lingkar Pinggang

Ukur lingkar pinggang untuk memprediksi risiko penyakit jantung. (Foto: Thinkstock)
PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN
BESTPROFIT -Kelebihan berat badan atau obesitas memang sudah lama diketahui sebagai salah satu pemicu penyakit jantung. Namun studi terbaru menunjukkan risiko penyakit jantung pada seseorang bisa diprediksi melalui ukuran lingkar pinggang.

Dikutip dari CNN, studi yang diterbitkan oleh oleh European Journal of Preventative Cardiology mengatakan ukuran lingkar pinggang sangat erat kaitannya dengan penyakit jantung. BESTPRO

“Mempertahankan lingkar pinggang adalah cara penting untuk mencegah serangan jantung dan stroke di masa depan, terlepas dari berapa banyak obat yang kamu minum, atau seberapa sehat hasil dari tes darahmu,” kata Dr Hanieh Mohammadi dari Karolinska Institute, Swedia. BPF

Studi ini dilakukan pada 22.000 pasien di Swedia yang pernah mengalami serangan jantung pertama, dan melihat apakah ada hubungan antara lingkar pinggang dengan peristiwa yang disebabkan oleh tersumbatnya arteri, seperti adanya serangan jantung dan stroke. PT BEST PROFIT

Penelitian ini dilakukan selama empat tahun. Hasilnya, sekitar 1.232 pria dan 469 wanita mengalami serangan jantung atau stroke. Sebanyak 78 persen pria dan 90 persen wanita diketahui mengalami obesitas yang merupakan hasil dari pengukuran lingkar pinggang, yaitu 94 cm atau lebih untuk pria, dan 80 cm atau lebih untuk wanita. BEST PROFIT FUTURES

Studi ini menemukan bahwa lemak perut erat kaitannya dengan serangan jantung dan stroke, terlepas dari faktor risiko lainnya seperti kebiasaan merokok, diabetes, hipertensi, dan indeks massa tubuh. Para peneliti pun menekankan bahwa ukuran lingkar pinggang merupakan penanda yang lebih rinci daripada obesitas, dan menyarankan dokter untuk mengukur pinggang pasien agar dapat mengidentifikasi apakah adanya risiko terkena penyakit jantung atau tidak. PT BEST PROFIT FUTURES