PT Bestprofit Medan

Tak Beri Anak Cukup Vitamin D? Hati-hati Penyakit Ginjal Risikonya

PT Bestprofit Futures Medan

PT. Bestprofit Futures Medan

– Jakarta, Ingin terhindari dari risiko penyakit pada ginjal? Selain mencukupi minum air putih, studi ungkap cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mencukupi kebutuhan vitamin D.

Studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Heidelberg, Jerman, ini mengatakan bahwa kekurangan asupan vitamin D dalam tubuh dapat menyebabkan risiko tinggi penyakit ginjal kronis, terutama pada anak-anak.

Ya, anak-anak dengan penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD) sering ditemukan juga mengalami kekurangan vitamin D. Dari data ini para peneliti pun kemudian mengidentifikasi faktor-faktor hubungan antara defisit vitamin D dengan CKD pada anak-anak.

Ingin terhindari dari risiko penyakit pada ginjal? Selain mencukupi minum air putih, studi ungkap cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan mencukupi kebutuhan vitamin D. Studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Heidelberg, Jerman, ini mengatakan bahwa kekurangan asupan vitamin D dalam tubuh dapat menyebabkan risiko tinggi penyakit ginjal kronis, terutama pada anak-anak.

Ya, anak-anak dengan penyakit ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD) sering ditemukan juga mengalami kekurangan vitamin D. Dari data ini para peneliti pun kemudian mengidentifikasi faktor-faktor hubungan antara defisit vitamin D dengan CKD pada anak-anak.

Menurut penelitian, hampir dua pertiga dari anak-anak yang defisit vitamin D juga mengalami kelainan tertentu seperti glomerulopathy, yakni kondisi yang memengaruhi kerja dan fungsi nefron.

“Kekurangan vitamin D juga dapat meningkatkan risiko osteoporosis, kanker, penyakit jantung dan gangguan autoimun,” ungkap salah seorang peneliti yang terlibat, Anke Doyon, seperti dikutip dari Times of India, Senin (20/6/2016).

Meskipun demikian, bukan berarti lantas anak-anak langsung dianjurkan untuk mengonsumsi suplemen vitamin D. Doyon berpesan supaya orang tua berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Terutama jika anak sudah didiagnosis dengan penyakit ginjal kronis.

Studi ini telah dipublikasikan dalam Clinical Journal of the American Society of Nephrology (CJASN).

Menurut penelitian, hampir dua pertiga dari anak-anak yang defisit vitamin D juga mengalami kelainan tertentu seperti glomerulopathy, yakni kondisi yang memengaruhi kerja dan fungsi nefron.

“Kekurangan vitamin D juga dapat meningkatkan risiko osteoporosis, kanker, penyakit jantung dan gangguan autoimun,” ungkap salah seorang peneliti yang terlibat, Anke Doyon, seperti dikutip dari Times of India, Senin (20/6/2016).

PT Bestprofit Futures Medan

Sumber oleh : health.detik.com