PT Bestprofit Medan

Tak Usah Khawatir, yang Sakit Jantung Pun Masih Bisa Puasa

PT Bestprofit Futures Medan

PT Bestprofit Futures Medan –

Jakarta, Tak sedikit pasien penyakit jantung yang ingin tetap berpuasa di bulan Ramadan, meski tantangan membentang di depan mereka. Tetapi dengan pengaturan sedemikian rupa, pasien jantung memang tetap bisa berpuasa kok.

Hal ini diyakinkan dr Probosuseno, SpPD-KGer(K) dari RSUP Dr Sardjito, namun ia mengingatkan hal ini baru bisa terjadi asalkan mereka meminum obat yang diresepkan dengan tertib.

“Yang tak kalah penting jangan kelelahan, sebab kebanyakan kannggampangke (bahasa Jawa: menyepelekan),” paparnya kepada detikHealth.

Sama halnya dengan pasien hipertensi, pastikan kondisi pasien stabil sebelum memutuskan ikut beribadah puasa. Pengaturan minum obatnya juga bisa disiasati dengan meminta obat yang dapat diminum saat sahur dan berbuka.

“Makannya juga begitu. Yang biasa dimakan pas sarapan, dimakan pas buka. Yang biasa dimakan siang, dimakan pas sahur,” imbuhnya.

Sebelumnya dr Sony Hilal Wicaksono, SpJP dari RS Pondok Indah dan Puri Indah juga mengingatkan agar pasien penyakit jantung mewaspadai acara buka puasa bersama yang seringkali berakhir dengan kelebihan makan.

“Porsi makanan buka puasa yang besar dan tinggi karbohidrat rawan mengakibatkan peningkatan gula darah setelah makan. Akibatnya kerja jantung akan lebih cepat dan berat,” terang dr Sony.

dr Sony menyarankan agar pasien penyakit jantung untuk berbuka dengan makanan kecil terlebih dahulu. Beri jeda beberapa sebelum makan besar. Makan besar bisa dilakukan setelah pukul 20.00.

Selain itu, kebutuhan lain seperti konsumsi air tetap harus terpenuhi. Jangan lupa juga waktur tidur minimal 6 harus tercapai. Dikatakan dr Sony bahwa kebutuhan tidur bisa dicicil di waktu siang atau sore hari. PT Bestprofit Futures Medan

Sumber oleh : health.detik.com