PT Bestprofit Medan

Tantangan Google Street View Rekam Danau Toba

Pemandangan Danau Toba. Foto: (Sena Pertiwi/detikTravel)

PT BESTPROFIT FUTURES MEDAN

BESTPROFIT – Google Street View baru saja kedatangan destinasi wisata baru yang dapat dijelajahi secara virtual, yaitu Danau Toba. Pengambilan gambar di Danau Toba sendiri mengerahkan kamera khusus yang disebut Trekker yang ditaruh di atas perahu tradisional. Tim Google Street View sendiri melakukan pengambilan gambar selama delapan hari dari 30 Juli hingga 7 Agustus 2018.

Tapi, dalam pengumpulan gambar tersebut, tim Google Street View terkendala satu hambatan yang paling mengganggu, yaitu cuaca. Hal ini dikarenakan kamera Trekker yang hanya dapat digunakan saat cuaca cerah.

“Jadi sewaktu pengambilan juga kadang begitu. Kadang-kadang panas sangat indah tiba-tiba mendung langsung hujan. Jadi kalau mendung dan hujan kita tidak bisa mengambil gambar,” kata Program Manager Google Asia Pacific Nhazlisham Hamdan, saat rangkaian acara peluncuran Danau Toba di Google Street View, Parapat, Selasa (25/9/2018). BEST PROFIT

Ia menambahkan, cuaca cerah juga penting karena hasil gambar yang diambil oleh Trekker tidak diedit lagi sebelum ditampilkan di Street View. “Gambarnya tidak kita edit ataupun Photoshop supaya kelihatan cerah jadi apa yang kita ambil itu yang kita pamerkan,” ujarnya.

Selain itu, kondisi keramaian suatu tempat juga mempengaruhi proses pengambilan gambar. Menurutnya, kondisi yang terlalu ramai justru tidak ideal untuk pengambilan gambar. PT BESTPROFIT

“Karena kalau terlalu ramai itu nanti tanda-tanda jalan, tanda-tanda destinasi itu tidak bisa dibaca dalam gambar Street View itu sendiri,” jelas pria yang kerap dipanggil Nhaz tersebut.

“Kalau kurang orang nanti kesannya tidak ada pengunjung jadi kita harus balance-kan waktu mengambil itu keadaan yg normal,” imbuhnya. PT BEST PROFIT

Sumber : inet.detik.com