PT Bestprofit Medan

Warga Madagaskar Temukan Puing Hangus, MH370 Diduga Terbakar

PT Bestprofit Futures Medan

PT Bestprofit Futures Medan

– Jakarta, CNN Indonesia — Satu dari beberapa puing yang diduga berasal dari pesawat Malaysia Airlines MH370 terlihat hangus. Keadaan puing ini menyiratkan kondisi terakhir pesawat tersebut sebelum hilang misterius dari radar.

Salah satu puing yang ditemukan di Madagaskar itu, ribuan kilometer dari lokasi MH370 diduga jatuh di Samudera Hindia, dalam keadaan sebagiannya terbakar. Para pengamat yang dikutip The Telegraph, Senin (12/9), meyakini puing itu adalah bagian pesawat di bawah pintu kokpit.

Jika dikonfirmasi berasal dari MH370, maka puing itu mengindikasikan bahwa kebakaran tiba-tiba terjadi di bagian kokpit, merusak sistem pesawat dan membuat pilot kesulitan mengendalikannya. Namun, beberapa pengamat mengatakan, bekas terbakar bisa juga muncul ketika pesawat menghantam laut.

Puing-puing itu ditemukan oleh tiga warga lokal di Sainte Luce, kota pesisir sebelah tenggara Madagaskar. Temuan puing di negara ini sesuai dengan perhitungan arus laut dari Samudera Hindia.

Blaine Gibson, pengacara asal Amerika Serikat yang mendedikasikan diri mencari puing MH370 menyerahkan serpihan itu ke pihak penyidik di Australia. Dia menduga, bagian yang terbakar itu berasal dari lambung kargo pesawat, bukan kabin utama. “Ada dua puing yang terbakar dan memiliki bekas hangus,” kata dia.

“Jika benar puing itu dari MH370 dan jika ditemukan bahwa ada api sebelum kecelakaan, maka ini akan menjadi pengubah alur yang bisa membantu mengidentifikasi penyebab bencana ini,” lanjut Gibson.

Pesawat Boeing 777-200 yang membawa 227 penumpang dan 12 kru itu hilang dari radar dalam penerbangan dari Kuala Lumpur menuju Beijing pada Maret 2014. Penyelidikan menunjukkan pesawat putar arah dan jatuh di Samudera Hindia, ribuan kilometer dari jalur terbangnya.

Penyebab jatuhnya MH370 dan lokasi pasti pesawat itu menghilang tidak diketahui, menjadikannya misteri penerbangan terbesar dalam sejarah aviasi.

Sejauh ini telah ada lima puing yang ditemukan di Mozambique, Afrika Selatan, Mauritius dan Reunion Island, semuanya diduga kuat berasal dari MH370.

Pencarian di Samudera Hindia tidak membuahkan hasil dan akan diberhentikan pada Desember mendatang setelah menyisir 91 persen wilayah seluas 46 ribu mil persegi di samudera sebelah barat Australia.

Pihak keluarga para penumpang mendesak pemerintah dari tiga negara yang terlibat pencarian, yaitu Malaysia, China dan Australia, untuk tidak berhenti mencari.

“Kami berharap ketiga negara ini melakukan lebih banyak ketimbang hanya mengandalkan orang-orang untuk menemukan puing,” kata Grace Nathan, warga Malaysia yang ibunya Anne Daisy berada di pesawat itu. PT Bestprofit Futures Medan

Sumber oleh : cnnindonesia.com